Logo Datakita.co

Munafri Komitmen Bangkitkan Warisan Kerajaan Tallo Jadi Destinasi Wisata Budaya

Fadli
Fadli

Selasa, 30 Juni 2026 10:02

Munafri Komitmen Bangkitkan Warisan Kerajaan Tallo Jadi Destinasi Wisata Budaya

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, terus menegaskan komitmennya untuk menghidupkan situs kebudayaan Kota Makassar, termasuk jejak sejarah Kerajaan Tallo sebagai bagian penting dari identitas Kota Makassar.

Komitmen tersebut disampaikan saat menerima audiensi para pemangku adat kerajaan Tallo, Gowa dan Toraja yang dipimpin oleh Andi Badi Sommeng, di Balai Kota Makassar, Senin (29/06/2026). Dalam kesempatan itu, Munafri mengutarakan keinginannya untuk melakukan pelestarian warisan budaya.

Walikota yang akrab disapa Appi ini ingin budaya Kota Makassar tidak hanya sebatas menjaga cerita sejarah, tetapi juga menghadirkan bukti nyata yang dapat dinikmati masyarakat dan wisatawan.

“Jangan sampai budaya Kerajaan Tallo hilang di Kota Makassar. Selama ini hanya disebut dalam cerita, tetapi wujudnya belum benar-benar hadir sebagai ruang budaya yang hidup,” ujarnya.

Appi menyampaikan, dirinya telah menyampaikan kepada Menteri Kebudayaan RI pentingnya pembentukan lembaga independen yang dapat menyelesaikan sengketa kelembagaan kerajaan di Indonesia.

Menurutnya, konflik internal yang berkepanjangan sering kali membuat pemerintah kesulitan melibatkan unsur kerajaan dalam berbagai program pariwisata dan pelestarian budaya.

“Kalau terus terjadi perselisihan, pemerintah tentu sulit terlibat karena harus menjaga netralitas. Karena itu saya mengusulkan adanya lembaga independen yang dapat memastikan legalitas kelembagaan adat sehingga pemerintah memiliki dasar yang jelas untuk bersinergi,” jelasnya.

Lebih jauh, Appi menegaskan bahwa Kerajaan Tallo memiliki posisi strategis dalam sejarah Kota Makassar. Bersama Kerajaan Gowa, Tallo dikenal sebagai ‘Kerajaan Kembar” dengan filosofi ‘dua raja satu rakyat’.

Sistem kepemimpinan yang dulu menjadi fondasi perkembangan Makassar sebagai pusat perdagangan dan peradaban di kawasan timur Nusantara.

Menurut Appi, sejarah besar tersebut perlu diwujudkan dalam bentuk kawasan budaya yang dapat menjadi pusat edukasi sekaligus destinasi wisata sejarah.

Karena itu, Ia menyampaikan rencananya merevitalisasi kawasan situs Kerajaan Tallo, termasuk pembangunan Balla Lompoa sebagai ruang budaya yang hidup.

Appi berharap, kawasan tersebut nantinya diharapkan hadir berbagai aktivitas pelestarian budaya. Mulai dari pertunjukan tari tradisional, kegiatan menenun.

Hingga ruang bercerita mengenai perjalanan Kerajaan Tallo, sejarah lahirnya Kota Makassar, serta peran kerajaan sebagai pusat perdagangan maritim pada masanya.

“Kalau orang datang ke Makassar mencari sejarah Kerajaan Tallo, mereka tidak boleh lagi harus ke Gowa untuk mendapatkan ceritanya. Kita ingin menghadirkan ruang budaya yang benar-benar merepresentasikan sejarah Tallo di Kota Makassar,” katanya.

Meski demikian, Appi menegaskan langkah pertama yang harus dilakukan adalah membangun konsolidasi bersama seluruh unsur adat agar lahir satu kepemimpinan kelembagaan yang kuat.

Setelah itu, pemerintah dapat lebih leluasa melakukan penataan kawasan dan pengembangan situs budaya secara berkelanjutan. (*)

 Komentar

 Terbaru

BERITA30 Juni 2026 09:15
Pemerintah Resmi Luncurkan Logo dan Identitas Visual HUT Ke-81 Kemerdekaan RI
JAKARTA, DATAKITA.CO – Pemerintah secara resmi meluncurkan logo dan identitas visual peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republi...
MAKASSAR29 Juni 2026 21:12
Gubernur: Jalan Lingkar Unhas Masuki Tahap Betonisasi
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan progres rekonstruksi Jalan Lingkar Unhas di Kecamatan Ta...
MAKASSAR29 Juni 2026 20:51
Tak Hanya Tertibkan PKL, Pemkot Makassar Kini Benahi Trotoar dan Drainase Bulogading
MAKASSAR, DATAKITA.CO — Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) gencar melakukan pembenahan infrastruktur, pembenahan trotoar. K...
OLAHRAGA29 Juni 2026 15:52
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026 Besok: Brasil vs Jepang Bakal Seru dan Ketat
DATAKITA.CO – Piala Dunia 2026 sudah mencapai babak 32 besar. Besok, Selasa (30/6/2026) akan berlangsung tiga laga. Dimulai dari Brasil vs Jepan...