Logo Datakita.co

Satgas Sapu Bersih Tinjau Gudang Beras dan RPH di Gowa, Pastikan Stok dan Mutu Terjaga

Fadli
Fadli

Kamis, 12 Februari 2026 09:35

Satgas Sapu Bersih Tinjau Gudang Beras dan RPH di Gowa, Pastikan Stok dan Mutu Terjaga

GOWA, DATAKITA.CO – Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih Pelanggaran Harga dan Mutu Pangan melakukan peninjauan langsung ke gudang beras dan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di Kabupaten Gowa, Selasa, 10 Februari 2026. Kegiatan ini bertujuan memastikan ketersediaan pangan serta mutu produk tetap terjaga sesuai standar yang ditetapkan pemerintah.

Sejumlah OPD lingkup Pemprov tergabung dalam satgas ini diantaranya, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, Dinas Perindustrian, Dinas Peternakan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP),

Peninjauan tersebut dilakukan di salah satu gudang beras di wilayah Bajeng, Kabupaten Gowa.

Direktur Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu Pangan Badan Pangan Nasional, Brigadir Jenderal Polisi Hermawan, S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa hasil pemantauan menunjukkan stok beras dalam kondisi aman dengan kualitas yang baik.

“Kita berkunjung di gudang beras, alhamdulillah stok cukup dan produksi banyak, kualitasnya juga bagus. Kita sudah lihat langsung, berasnya putih bersih. Yang rusak atau berwarna cokelat sudah dipisahkan dan dimanfaatkan untuk keperluan lain, tidak diperjualbelikan,” ujar Hermawan.

Ia menjelaskan, beras medium saat ini dijual dengan harga Rp12.500 per kilogram dan didistribusikan sesuai dengan sistem zonasi pedagang yang telah ditetapkan.

“Kami menghimbau masyarakat tidak perlu khawatir terhadap beras dari pemerintah. Apalagi sudah ada sertifikasi, sehingga mutu dan keamanannya terjamin,” katanya.

Selain gudang beras, Satgas juga meninjau RPH Tamarunang, Kabupaten Gowa. Dalam kunjungan tersebut, Hermawan mengapresiasi sistem penanganan daging ayam yang dinilai telah memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan.

“Setelah dipotong langsung dibersihkan dan dimasukkan ke dalam freezer. Ini bagus karena tidak sempat terkontaminasi bahan lain,” jelasnya.

RPH Tamarunang diketahui memiliki kapasitas produksi hingga 5.000 ekor ayam per hari dengan harga jual sekitar Rp40.000 per kilogram. Sistem pengolahan tersebut dinilai mendukung upaya penyediaan protein hewani yang aman dan layak konsumsi bagi masyarakat.

Kunjungan lapangan ini merupakan bagian dari pengawasan rutin pemerintah untuk memastikan pasokan pangan di Sulawesi Selatan tetap tersedia, terjangkau, dan memenuhi standar mutu, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat sebagai konsumen. (*)

 Komentar

 Terbaru

PENDIDIKAN27 Juni 2026 11:36
Tim PKM Unismuh Petakan Sampah Plastik di Pantai Anging Mammiri
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Tim Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar memulai pemetaan timbulan sam...
MAKASSAR26 Juni 2026 22:48
Munafri Lantik 153 Imam Kelurahan, Akan Dapat Insentif dan Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan
MAKASSAR, DATAKITA.CO — Pemerintah Kota Makassar, di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, berkomitmen untuk terus meningkatkan ...
DAERAH26 Juni 2026 14:56
Kunjungi Pulau Sabutung, Fatmawati Pastikan Pembangunan Kepulauan Lebih Merata
PANGKEP, DATAKITA.CO – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mengunjungi Pulau Sabutung, Desa Mattiro Kanja, Kecamatan Liukang Tupabbi...
MAKASSAR26 Juni 2026 08:39
Anak Panti Asuhan di Makassar Akan Miliki Wali Sah Secara Hukum, Sidang Terpadu Digelar Agustus
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Kota Makassar bersama Pengadilan Agama Kelas IA Makassar akan melaksanakan program penetapan perwalian bagi a...