Logo Datakita.co

Larangan Mudik, Gowa Perketat Daerah Perbatasan

Fadli
Fadli

Selasa, 04 Mei 2021 11:04

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan.
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan.

GOWA, DATAKITA.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa akan memperketat pengawasan aturan larangan mudik lebaran, khususnya di setiap perbatasan masuk wilayah Kabupaten Gowa.

Misalnya, di Kecamatan Tombolopao yang merupakan perbatasan Kabupaten Gowa dengan Kabupaten Sinjai dan di Kecamatan Tompobulu perbatasan Kabupaten Gowa dengan Kabupaten Jeneponto.

“Semua yang berbatasan langsung dengan daerah kita pasti kita jaga ketat. Nanti ada petugas gabungan, Satpol PP, Polres, TNI dan masyarakat,” kata Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan usai mengikuti Rakor Penegakan Disiplin, Protokol Kesehatan dan Penanganan Covid-19 yang dilaksanakan oleh Kementerian Dalam Negeri secara virtual di Peace Room A’Kio, Kantor Bupati Gowa, Senin (3/5/2021).

Sementara untuk perbatasan Kabupaten Gowa dengan Makassar, Maros dan Takalar yang masuk dalam kawasan aglomerasi Mamminasata (Makassar-Maros-Gowa-Takalar) juga tetap akan diawasi.

“Kalau di Gowa kan masih satu rayon sama Makassar, Maros dan Takalar. Jadi kalau pos yang kita jaga untuk pengetatan mudik itu lebih ke Tombolopao saja. Perbatasan Gowa dengan Kabupaten Sinjai. Kalau yang lainnya kan nanti Takalar yang jaga dari Jeneponto, begitupun dari Pangkep yang jaga Maros,” jelasnya.

Selain pengetatan di perbatasan, pihaknya juga akan melakukan pengawasan terhadap tempat-tempat penginapan di kawasan wisata, seperti di Malino, Kecamatan Tinggimoncong.

“Kita akan buatkan surat edaran besok dan kita akan sampaikan kepada semua pengelola hotel-hotel dan vila-vila yang ada di Malino bahwa kapasitasnya hanya boleh 50 persen saja. Misalnya kapasitas kamarnya 100, maka yang boleh diisi 50 saja,” ungkapnya.

Orang nomor satu di Gowa juga terus mengajak seluruh masyarakat untuk mengikuti protokol kesehatan. Apalagi kata Adnan, saat ini ada varian baru Covid-19.

“Jangan lengah, jangan terpancing dengan situasi yang ada sekarang ini bahwa sudah melandai, sehingga prokes diabaikan, kita berharap semua masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi pada Rakor ini mengatakan bahwa pelarangan mudik tahun ini dilakukan karena kasus Covid-19 di Indonesia masih belum berakhir.

Selain itu, kata Budi Karya Sumadi pengalaman tahun sebelumnya selama ada libur panjang, kasus Covid-19 di Indonesia hampir selalu bertambah secara signifikan.

“Pandemi ini belum berakhir. Kendati terjadi penurunan kasus Covid-19, namun dari data Satgas Covid-19 menunjukkan jumlah yang sangat besar,” tambahnya.

Turut hadir dalam Rakor ini, Kapolres Gowa AKBP Budi Susanto, Kepala Kejaksaan Negeri Gowa Yeni Andriani, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa Hj. Adliah dan Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Hj. Kamsina.

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR16 Mei 2021 00:11
AGH Sanusi Baco Wafat, Andi Sudirman: Beliau Sosok Teladan bagi Kita Semua
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Sulawesi Selatan (Sulsel) berduka. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel, AGH KH Sanusi Baco LC meninggal dunia, Sabtu ...
MAKASSAR15 Mei 2021 23:20
Innalillahi, Ketua MUI Sulsel AGH Sanusi Baco Wafat
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Innalillahi wa Inna Ilaihi Raji’un. Anregurutta Haji (AGH) Sanusi Baco, LC tutup usia. Ketua Majelis Ulama Indones...
BERITA15 Mei 2021 22:32
Rumah Warga Sinjai Terdampak Longsor, Camat: Korban Bersedia Direlokasi
SINJAI, DATAKITA.CO – Sebuah rumah di Dusun Manubbu, Desa Pattongko, Kecamatan Sinjai Tengah, terdampak longsor pada Jumat pagi (14/5/2021). Sebelum...
DAERAH15 Mei 2021 19:27
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga Gowa Ludes Dilalap Api
GOWA, DATAKITA.CO – Musibah kebakaran terjadi di Kabupaten Gowa. Sebuah rumah yang terletak di Jalan Matahari, Kelurahan Batangkaluku, Kecamatan Som...