MAKASSAR, DATAKITA.CO – Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menegaskan agar tidak ada lagi penerimaan Pegawai Tidak Tetap (PTT) atau non PNS. Bahkan, ia berharap, BKD segera melakukan screening non PNS yang ada saat ini.

Pasalnya, jumlah anggaran tenaga non PNS saat ini mencapai Rp 400 miliar per tahunnya. Olehnya itu, BKD harus melakukan screening untuk pengurangan tenaga non PNS.
“BKD harus setop penerimaan non PNS. BKD itu satu pintu, tidak ada lagi OPD yang angkat atau kasih pindah orang, biar BKD yang mengatur. Kita melakukan screening, supaya kita dapat postur yang ideal. Honorer saja Rp 400 miliar, kalau bisa kita rampingkan dan gunakan untuk naikkan TPP,” tegas Nurdin Abdullah, saat Coffee Morning, Senin (25/1/2021).
Baca Juga :
- Sensus Ekonomi 2026 di Sulsel Dimulai, Wagub Fatmawati Tekankan Data Akurat untuk Kebijakan Tepat Sasaran
- Hadiri Pelantikan DPW PPP Sulsel, Gubernur Ajak Perjuangkan Dukungan Pusat untuk Pembangunan Daerah
- Gandeng Kodam XIV Hasanuddin, Gubernur Sulsel Groundbreaking Pembangunan Rumah Layak Huni di Takalar
Untuk menjawab hal tersebut, Pemprov Sulsel akan memperlakukan merit system yang merupakan kebijakan dan manajemen ASN berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja, yang diberlakukan secara adil dan wajar dengan tanpa diskriminasi.
Hal tersebut juga berdasarkan Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 dan Peraturan Presiden Nomor 11 Tahun 2020.
“Inilah yang sebenarnya kita inginkan, Sulawesi Selatan yang pertama memberlakukan merit system. Ini membantu kita bekerja by sistem,” jelas Nurdin.








Komentar