Logo Datakita.co

Akhirnya, Menteri Edhy Prabowo Ditahan KPK

Fadli
Fadli

Kamis, 26 November 2020 10:23

Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo di tahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (int)
Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo di tahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (int)

JAKARTA, DATAKITA.CO – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menahan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (EP) bersama empat orang lainnya yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Mereka telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait perizinan tambak, usaha dan/atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya tahun 2020.

“Para tersangka saat ini dilakukan penahanan rutan selama 20 hari terhitung sejak 25 November 2020 sampai dengan 14 Desember 2020 di Rutan Cabang KPK di Gedung Merah Putih KPK untuk tersangka EP, SAF, SWD, AF, dan SJT,” ucap Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (25/11) malam.

Empat tersangka lainnya yang ditahan, yaitu Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan sekaligus Wakil Ketua Pelaksana Tim Uji Tuntas (Due Diligence) Safri (SAF), pengurus PT ACK Siswadi (SWD), staf istri Menteri Kelautan dan Perikanan Ainul Faqih (AF), dan Direktur PT DPP Suharjito (SJT).

Dikutip dari Antara, KPK total menetapkan tujuh tersangka terkait kasus tersebut. Sedangkan dua tersangka lainnya belum ditahan dan diimbau segera menyerahkan diri ke KPK, yaitu Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan sekaligus Ketua Pelaksana Tim Uji Tuntas (Due Diligence) Andreau Pribadi Misata (APM) dan Amiril Mukminin (AM).

Sebagai penerima suap, yakni Edhy Prabowo, Safri, Andreau Pribadi Misata, Siswadi, Ainul Faqih, dan Amiril Mukminin. Sedangkan pemberi suap, yaitu Suharjito.

KPK menduga Edhy menerima total Rp9,8 miliar dan 100 ribu dolar AS dalam kasus tersebut.

Sebagai penerima, Edhy bersama lima orang lainnya disangkakan melanggar Pasal 12 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 11 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Sementara Suharjito disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP uncto Pasal 64 ayat (1) KUHP. (*)

 Komentar

 Terbaru

Andi Sudirman Disuntik Vaksin Covid-19 Kedua, Ingatkan Tetap Pakai Masker
MAKASSAR28 Januari 2021 17:27
Andi Sudirman Disuntik Vaksin Covid-19 Kedua, Ingatkan Tetap Pakai Masker
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, kembali menjalani vaksinasi Covid-19 tahap kedua, Kamis (28/1/2021.) Penyuntik...
RS Lapangan TNI-AD Operasi Sesar Darurat Warga Korban Gempa Sulbar
BERITA28 Januari 2021 15:36
RS Lapangan TNI-AD Operasi Sesar Darurat Warga Korban Gempa Sulbar
MAMUJU, DATAKITA.CO – Rumah sakit lapangan milik TNI Angkatan Darat yang berada di Korem 142/Tatag berhasil melakukan operasi “sectio caes...
Yamaha Fino 125 Sporty Bersolek, Ada 3 Warna Baru, Segini Harganya
OTOMOTIF28 Januari 2021 14:14
Yamaha Fino 125 Sporty Bersolek, Ada 3 Warna Baru, Segini Harganya
JAKARTA, DATAKITA.CO – Melanjutkan penyegaran warna baru pada Yamaha Fino 125 Premium, kini Yamaha Fino 125 tipe Sporty dipoles dengan kelir bar...
Siapa Juara Premier League Musim Ini? Jose Mourinho: Bisa Liverpool
OLAHRAGA28 Januari 2021 12:32
Siapa Juara Premier League Musim Ini? Jose Mourinho: Bisa Liverpool
DATAKITA.CO – Siapa kandidat juara Primer League musim ini? Ketika pertanyaan ini diberikan kepada Jose Mourinho, maka dia akan menjawab Liverpo...