Logo Datakita.co

Wisma Isolasi Mandiri Appi-Rahman Tak Jadi Beroperasi, Ini Penjelasannya

Aditya
Aditya

Jumat, 04 Desember 2020 11:52

Pasangan Munafri Arifuddin-Abd Rahman Bando (Appi-Rahman) menjelaskan alasan wisma isolasi mandiri tidak beroperasi, saat debat publik, di Jakarta, Jumat (4/12/2020).
Pasangan Munafri Arifuddin-Abd Rahman Bando (Appi-Rahman) menjelaskan alasan wisma isolasi mandiri tidak beroperasi, saat debat publik, di Jakarta, Jumat (4/12/2020).

JAKARTA, DATAKITA.CO – Calon Walikota Makassar, Munafri Arifuddin menjelaskan alasan tidak beroperasinya Wisma Isolasi Mandiri Appi-Rahman. Appi mengatakan, segala persyaratan seperti administrasi dan infrastruktur, sudah dimiliki Wisma Isolasi Mandiri tersebut. Hanya saja, terganjal di perizinan dan rekomendasi dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19.

“Wisma (Wisma Isolasi Mandiri Appi-Rahman) itu seluruh persuratan sudah lengkap. Kami sudah kirim ke gugus tugas tapi tidak direspon. Semuanya sudah masuk. Kami telah membayar wisma ini. Kontraknya 400 juta. Tapi tidak diberi kesempatan. Maka kami lakukan hal lain,”jelas Appi, dalam Debat Publik Ketiga Pilwalkot Makassar 2020, di MNC Tower, Jakarta, Jumat (4/12/2020).

Seperti diketahui, Wisma Isolasi Mandiri Appi-Rahman dilaunching 12 September lalu. Sebagai komitmen Pasangan Calon (Paslon) Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin-Rahman Bando (Appi-Rahman) dalam menangani pandemi Covid-19. Diwujudkan dengan menyediakan fasilitas isolasi mandiri bagi warga Makassar yang terjangkit virus ini.

Wisma Isolasi Mandiri Appi-Rahman adalah hotel berlantai 4 dengan 33 kamar, yang disulap menjadi pusat perawatan penderita Covid-19. Fasilitas yang disiapkan semuanya tanpa dipungut biaya alias gratis. Mulai dari pengobatan, perawatan hingga tiga kali makan sehari. Pasien dirawat hingga benar-benar sembuh. Akan dilibatkan secara bergantian ratusan dokter dan mahasiswa kedokteran yang tergabung dalam relawan Appi-Rahman. Juga disediakan psikolog.

“Kami tidak main-main dengan penanganan Covid-19 ini. Kami lakukan hal lain. Seperti membagikan masker. Sampai sekarang sudah 4 juta masker yang kami bagikan. Masker yang sesuai standar WHO. Kami juga punya Duta Sehat,” jelas Appi lagi. (*)

 Komentar

 Terbaru

Andi Hadi Ibrahim Ingatkan Bahaya Lingkungan Hidup
Legislatif14 April 2021 21:41
Andi Hadi Ibrahim Ingatkan Bahaya Lingkungan Hidup
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Hadi Ibrahim menggelar sosialisasi peraturan daerah (Perda) nomor 9 tahun 2016 tentang ...
Awal Ramadhan, Harga Sembako di Pasar Sukamaju dan Bonebone Stabil
DAERAH14 April 2021 18:36
Awal Ramadhan, Harga Sembako di Pasar Sukamaju dan Bonebone Stabil
LUWU UTARA, DATAKITA.CO – Sekretaris Daerah Luwu Utara, Armiadi, menggelar inspeksi mendadak (sidak) di dua pasar besar, yaitu Pasar Sukamaju da...
Sulsel Ekspor Komoditi Ikan Senilai Rp 97 Miliar
EKOBIS14 April 2021 17:43
Sulsel Ekspor Komoditi Ikan Senilai Rp 97 Miliar
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, melaunching program Indonesia Satu Ekspor,...
Sebut Penanganan Covid-19 di Sulsel Sudah Terkendali, Sekprov: Jangan Lengah
MAKASSAR14 April 2021 14:16
Sebut Penanganan Covid-19 di Sulsel Sudah Terkendali, Sekprov: Jangan Lengah
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan (Sekprov Sulsel), Abdul Hayat Gani, menerima kunjungan kerja Tim Kemenpolhulkam ...