Logo Datakita.co

Hadapi Ancaman El Nino, PUPR Sulbar Andalkan Galian Sedimen untuk Jaga Debit Irigasi

Fadli
Fadli

Minggu, 19 April 2026 16:31

Hadapi Ancaman El Nino, PUPR Sulbar Andalkan Galian Sedimen untuk Jaga Debit Irigasi

MAMUJU, DATAKITA.CO – Ancaman kemarau panjang yang dipicu fenomena iklim global mendorong Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menyiapkan langkah mitigasi yang lebih terukur.

Berbeda dari pendekatan konvensional, Dinas PUPR Sulbar kini memprioritaskan optimalisasi jaringan irigasi melalui galian sedimen guna meningkatkan debit air pada saluran eksisting.

Langkah ini sejalan dengan visi pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Gubernur Sulbar Suhardi Duka, yang menekankan penguatan infrastruktur dasar untuk mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian yang rentan terhadap perubahan iklim.

Kepala Dinas PUPR Sulbar, Surya Yuliawan Sarifuddin menegaskan, kemarau panjang merupakan fenomena yang tidak bisa dihindari, namun dampaknya masih dapat dikendalikan melalui mitigasi terpadu berbasis data lapangan.

“Kami fokus pada langkah yang langsung berdampak, yakni pengangkatan sedimen pada saluran dan titik-titik krusial agar kapasitas aliran air kembali optimal,” kata Surya Yuliawan, Sabtu 18 April 2026.

Secara teknis, intervensi dilakukan pada sejumlah lokasi strategis seperti Lakejo, serta berpotensi diperluas ke wilayah Bantalaka dan Tandung. Endapan sedimen yang selama ini menghambat aliran dinilai menjadi faktor utama penurunan debit air, sehingga pengerukan menjadi solusi paling cepat dan efektif dibanding pembangunan tampungan baru.

Pendekatan ini sekaligus menjadi bentuk evaluasi terhadap pola pengelolaan irigasi.

PUPR menilai, optimalisasi sistem yang sudah ada jauh lebih adaptif dalam situasi darurat dibandingkan pembangunan infrastruktur baru yang membutuhkan waktu dan biaya besar.

Dalam konteks nasional, langkah ini selaras dengan upaya pemerintah daerah di berbagai wilayah yang mulai menggeser strategi dari pembangunan fisik baru ke peningkatan fungsi jaringan eksisting sebagai respons atas ancaman El Nino dan krisis air.

“Ini bukan sekadar pekerjaan teknis, tetapi strategi menjaga stabilitas produksi pertanian. Dengan debit air yang kembali optimal, produktivitas lahan dapat dipertahankan meski di tengah tekanan musim kering,” tambahnya.

Melalui mitigasi terpadu ini, PUPR Sulbar menegaskan komitmennya untuk menghadirkan solusi cepat, adaptif, dan berbasis kondisi riil lapangan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim yang semakin tidak menentu.

 Komentar

 Terbaru

PENDIDIKAN04 Juni 2026 09:24
Unhas Perkuat Profesionalisme dan Pelayanan Prima Tenaga Kependidikan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Keberhasilan transformasi perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh kemajuan teknologi, tetapi juga oleh kesiapan sumber ...
MAKASSAR03 Juni 2026 23:22
Ketua Dewan Lingkungan Hidup Makassar Integrasikan Pengolahan Sampah dan Urban Farming
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Upaya menghubungkan pengelolaan sampah dengan penguatan ketahanan pangan terus didorong Pemerintah Kota Makassar. Hal terseb...
MAKASSAR03 Juni 2026 17:54
Gaji Dosen Mentan Amran Diserahkan ke Mahasiswa Yatim Piatu
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, menyerahkan seluruh gaji yang masuk melalui rekeningnya selama menjadi ...
MAKASSAR03 Juni 2026 14:41
Petugas Gerak Cepat Angkut Sampah, Kini Pesisir Pantai Losari Kembali Bersih
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Kecamatan Ujung Pandang bergerak merespons laporan aduan di media sosial (medsos) terkait tumpukan sampah yan...