Logo Datakita.co

Ini 4 Program Irman-Zunnun untuk Memberantas Narkoba

Aditya
Aditya

Jumat, 04 Desember 2020 11:59

Pasangan Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun Armin (Irman-Zunnun) mengikuti acara Debat Publik Pilwali Makassar ketiga, di Jakarta, Jumat (4/12/2020).
Pasangan Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun Armin (Irman-Zunnun) mengikuti acara Debat Publik Pilwali Makassar ketiga, di Jakarta, Jumat (4/12/2020).

JAKARTA, DATAKITA.CO – Komitmen pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Makassar terhadap penanggulangan narkoba, menjadi salah satu tema Debat Publik III Pilwali Makassar, yang digelar di Jakarta, Jumat (4/12/2020). Pasangan calon nomor urut 4, Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun Armin NH, menyampaikan program-programnya dalam memberantas narkoba.

Irman YL mengungkapkan, ada 4 program yang ditawarkan. Pertama, adalah pencegahan. Bagaimana pemerintah membuat peta kerawanan di masing-masing komunitas warga, sehingga bisa mentracing dan memisahkan, mana yang rentan dan mana yang sudah terpapar.

Kedua, gerakan kultural warga dan tingkat pendidikan. Pemberantasan melalui koordinasi dengan yang punya kewenangan. BNN, Kepolisian dan sebagainya.

“Semua stakeholder harus bekerja terkoordinasi. Narkoba ini adalah extraordinary crime, kejahatan luar biasa, sehingga penanganannya tidak boleh sendiri-sendiri,” tegas None-sapaan akrab Irman YL.

Ketiga adalah rehabilitasi. Dilakukan dengan menguatkan lembaga di masyarakat, bekerjasama dengan pemerintah. Hal ini yang menjadi kewenangan pemerintah.

Keempat, pemberdayaan bagi yang sudah terpapar, supaya kembali ke masyarakat dan memberikan edukasi kepada yang lain agar menjauhi narkoba.

Terkait adanya peredaran narkoba di kalangan siswa, None memiliki solusinya. Yakni Kartu Siswa IMUN, yang berfungsi sebagai absensi, sekaligus tapcash. Melalui kartu tersebut, para orangtua dengan mudah mengontrol anak-anak mereka.

“Ketika anak-anak masuk ke sekolah, para orangtua akan menerima pemberitahuan di ponsel mereka bahwa anaknya sudah tiba di sekolah. Begitupun saat pulang. Kemudian belanja mereka juga terkontrol. Tidak bisa lagi anak-anak belanja dengan uang tunai. Ini akan mencegah mereka belanja narkoba,” jelasnya.

Ia menambahkan, saat anak-anak menjalani rehabilitasi di panti rehabilitasi ataupun BNN, mereka harus tetap harus mendapatkan haknya akan pendidikan. Sehingga, sangat penting menghadirkan sekolah saat mereka menjalani rehabilitasi. (*)

 Komentar

 Terbaru

Jam Malam di Makassar Akan Diganti Protokol Normal Baru, Ini Penjelasan Danny
MAKASSAR05 Maret 2021 20:00
Jam Malam di Makassar Akan Diganti Protokol Normal Baru, Ini Penjelasan Danny
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar Moh Ramdhan “Danny” Pomanto mengatakan akan meniadakan jam malam yang sebelumnya diberlaku...
Gunakan Geotextille, Penanganan Banjir di Luwu Utara Jadi Percontohan Nasional
DAERAH05 Maret 2021 17:14
Gunakan Geotextille, Penanganan Banjir di Luwu Utara Jadi Percontohan Nasional
LUWU UTARA, DATAKITA.CO – Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWSPJ) Adenan Rasyid mengungkapkan bahwa penanganan pascabenc...
Vaksinasi Covid-19 Tahap II di Maros Sasar ASN hingga Pedagang Pasar
DAERAH05 Maret 2021 16:59
Vaksinasi Covid-19 Tahap II di Maros Sasar ASN hingga Pedagang Pasar
MAROS, DATAKITA.CO – Dinas Kesehatan Kabupaten Maros melaksanakan vaksinasi Covid Tahap II di Gedung Serbaguna setelah sehari sebelumnya diadaka...
Berantas Rokok Ilegal, Bea Cukai Malili dan Satpol-PP Lutim Gelar Operasi Pasar
DAERAH05 Maret 2021 11:45
Berantas Rokok Ilegal, Bea Cukai Malili dan Satpol-PP Lutim Gelar Operasi Pasar
LUWU TIMUR, DATAKITA.CO – Bea Cukai Malili bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Luwu Timur menggelar Operasi Pasar, Kamis (4...