Logo Datakita.co

Ini Solusi Cerdas yang Ditawarkan Irman-Zunnun untuk Penanganan Covid-19

Aditya
Aditya

Jumat, 04 Desember 2020 11:46

Pasangan Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun Armin (Irman-Zunnun) mengikuti acara Debat Publik Pilwali Makassar ketiga, di Jakarta, Jumat (4/12/2020).
Pasangan Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun Armin (Irman-Zunnun) mengikuti acara Debat Publik Pilwali Makassar ketiga, di Jakarta, Jumat (4/12/2020).

JAKARTA, DATAKITA.CO – Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun Armin NH, menawarkan sebuah solusi cerdas untuk penanganan Covid-19, selain dari apa yang sudah dilakukan pemerintah saat ini. Yakni pemanfaatan teknologi, artificial intelegencia.

None – sapaan akrab Irman YL, mengungkapkan, sudah saatnya kecanggihan teknologi dimanfaatkan. Misalnya, ketika ada kerumunan, drone pendeteksi suhu tubuh langsung bisa mendeteksi. Begitupun dengan ponsel kita, bisa langsung memberikan peringatan ketika kita tidak menjaga jarak.

“Memanfaatkan kecanggihan teknologi harus dilakukan, selain dari imbauan pemerintah selama ini, yakni memakai masker, menjaga jarak atau menjauhi kerumunan, dan mencuci tangan,” ujarnya, saat pelaksanaan Debat Publik III Pilwali Makassar 2020, yang dilaksanakan di Jakarta, Jumat (4/12/2020).

Yang paling penting, lanjut None, adalah bagaimana tingkat pemahaman warga bahwa sistem pengamanan Covid-19 ini bisa menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan kita. Apalagi, tiga fase yang sudah kita lalui selama ini telah menjadi pembelajaran luar biasa.

“Fase yang telah kita lalui, telah memberikan edukasi bagaimana kita keluar dari ketakutan. Bagaimana pentingnya menangani diri kita untuk mencegah Covid-19,” ujarnya.

Menurut None, di pola adaptif saat ini, kita harus memunculkan pola-pola baru. Dimana dalam kerumunan, kita bisa sadar dengan sendirinya, tidak perlu pakai Satpol PP, tetapi dengan artificial intelegensia, warga bisa sadar sendiri untuk meminimalisir kontak.

“Ketika terjadi kerumunan, dengan thermal scanner yang ada di drone, ataupun di ponsel, kita bisa dengan sendirinya mengisolasi diri dari kontak-kontak yang dekat dengan kita,” imbuhnya.

Ia menambahkan, edukasi sangat penting dilakukan di tingkat RT dan tingkat sekolah. “Khusus untuk sekolah, yang akan melakukan pembelajaran tatap muka, harus banyak pertimbangan. Karena hukum tertinggi adalah keselamatan manusia, termasuk pada alat pelindung diri anak-anak kita,” tegasnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

PEMERINTAHAN17 Mei 2026 20:27
Pelatihan Vokasi Batch 2 Dibuka 19 Mei, Kuota 30 Ribu Peserta, Gratis dan Bersertifikat BNSP
JAKARTA, DATAKITA.CO – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Batch 2 dengan kuota 30 ribu ...
MAKASSAR16 Mei 2026 22:27
Walikota dan Kapolrestabes Makassar Launching SPPG Tallo 1, Akan Layani 10 Sekolah
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar, Munafri Arifuddin meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tallo 1 Polrestabes Makassar bers...
DAERAH16 Mei 2026 22:03
Panen Raya Jagung, Kapolda Sulsel Dorong Ketahanan Pangan Nasional di Pangkep
PANGKEP, DATAKITA.CO – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro melaksanakan kegiatan Panen Raya Jagung Serent...
MAKASSAR16 Mei 2026 09:29
Hadiri MIWF 2026, Munafri Kupas Konsep MCH sebagai Talenta Masa Depan Generasi Muda Makassar
MAKASSAR, DATAKITA.CO — Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, mengupas peluang serta masa depan talenta kota melalui penguatan ekosistem industri kr...