Logo Datakita.co

Waspadai Demam Berdarah! Dinkes Sulsel: Trend Peningkatan Kasus di Makassar dan Sidrap

Fadli
Fadli

Sabtu, 05 Juni 2021 10:22

Waspadai Demam Berdarah! Dinkes Sulsel: Trend Peningkatan Kasus di Makassar dan Sidrap

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaannya terhadap penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Penyakit demam berdarah disebabkan oleh infeksi virus Dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Gejala yang umumnya dirasakan antara lain demam tinggi terus-menerus hingga berhari-hari, diare, dan muntah yang disertai sakit kepala dan nyeri otot.

“Mari kita bersama-sama untuk menggalakkan perilaku hidup sehat pada masyarakat hingga di tingkat desa dalam mencegah potensi penularan penyakit DBD,” ujarnya, Jum’at, 4 Juni 2021.

Apalagi, kata dia, saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Sehingga kesehatan menjadi hal utama untuk diperhatikan.

Kepada seluruh masyarakat utamanya di Sulsel, Andi Sudirman mengingatkan untuk meningkatkan kewaspadaannya dengan melakukan berbagai langkah pencegahan dan antisipasi sejak dini.

Diantaranya dengan menerapkan gerakan 4M Plus. Yakni menguras tempat penampungan air minimal satu minggu sekali, mengubur barang bekas yang dapat menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk, menutup tempat penampungan air supaya tidak dijadikan tempat perindukan nyamuk, serta memantau jentik secara rutin.

Sementara plus bisa dilakukan dengan cara tambahan seperti menghindari gigitan nyamuk dengan mengunakan pembasmi nyamuk dan menggunakan kelambu saat tidur.

“Metode 4M plus merupakan upaya efektif dari perilaku hidup sehat masyarakat untuk mencegah DBD,” katanya.

Ia meminta agar seluruh pihak saling bekerjasama untuk memantau dan melaporkan jika ada indikasi gejala DBD. Sehingga, bisa segera ditangani oleh tenaga kesehatan.

Sementara itu, Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular pada Dinas Kesehatan Sulsel, dr Erwan Tri Sulistyo, menyampaikan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu update laporan kasus DBD. Namun dari beberapa daerah yang melaporkan, diantaranya terjadi peningkatan di dua wilayah.

“Trend peningkatan kasus terlihat meningkat, terutama di Kabupaten Sidrap dan Kota Makassar. Kami instruksikan untuk melakukan fogging, kami juga turut membantu dengan meminjamkan alat fogging,” jelasnya.

Untuk langkah pencegahan, Dinas Kesehatan Sulsel telah mengimbau kepada seluruh jajaran di kabupaten/kota dengan melakukan pemberdayaan masyarakat.

“Kami mengajak melakukan gerakan satu rumah satu jumantik. Yaitu pemantau jentik dalam rumah oleh anggota keluarga. Beberapa langkah dilakukan di daerah seperti di Pinrang, mengajak masyarakat untuk bekerja bakti, membersihkan lingkungan tempat perindukan nyamuk sebelum dilakukan fogging,” tuturnya.

 Komentar

 Terbaru

POLITIK16 Oktober 2021 21:56
Besok, Menhan Prabowo Subianto Kunjungi Tana Toraja
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dijadwalkan berkunjung ke Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (17/10/2021) besok....
POLITIK16 Oktober 2021 21:23
Bahas RTRW, Hasanuddin Leo Minta Pemkot Tegas ke Pelanggar Perda
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Hasanuddin Leo menggelar sosialisasi peraturan daerah (perda) nomor 4 tahun 2015 tentang Ren...
MAKASSAR16 Oktober 2021 19:41
Komisi C DPRD Makassar Gelar RDP dan Tinjau Royal Apartement
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Menyikapi aspirasi Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat (AMPR) pekan lalu, Komisi C DPRD Makassar menggelar rapat dengar pend...
POLITIK16 Oktober 2021 14:47
Pendidikan Hal Penting, Fatma Wahyuddin: Pemerintah Wajib Hadir
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Fatma Wahyuddin kembali melakukan tatap muka dengan konstituen. Agendanya, sosialisasi perat...