Logo Datakita.co

Tersangka Kasus Kebakaran Gedung Kejagung Bertambah

Fadli
Fadli

Jumat, 13 November 2020 19:59

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Argo Yuwono.
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Argo Yuwono.

JAKARTA, DATAKITA.CO – Bareskrim Polri kembali menetapkan tersangka baru dalam kasus kebakaran gedung Kejaksaan Agung (Kejagung). Jumlahnya tiga orang.

Menurut Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Argo Yuwono, ketiga tersangka tersebut yakni MD, J, dan IS. Mereka berasal dari peminjam bendera PT APM dan perusahaan pengadaan pembersih lantai Top Cleaner serta alumunium composite panel (ACP).

“Tersangka saat ini berkaitan ACP akseleran yang mudah terbakar sehingga kita tadi melakukan gelar perkara menetapkan tersangka baru, yaitu MD, J, dan IS,” kata Argo di Bareskrim Polri, Jumat (13/11/2020).

Sebelumnya, berdasarkan keterangan ahli kebakaran dari Universitas Indonesia (UI) Yulianto, ACP turut menjadi salah satu penyebab api menjalar ke bagian lain gedung saat kejadian.

Dalam kasus ini Bareskrim Polri sebelumnya juga telah menetapkan 8 orang tersangka. Lima di antaranya kuli bangunan dengan inisial T, H, S, K dan IS.

Polisi mengatakan, para tukang tersebut merokok padahal di lokasi tersebut terdapat sejumlah barang yang mudah terbakar. Akibatnya puntung rokok memicu kebakaran.

Polisi juga menetapkan seorang mandor berinisial UAM sebagai tersangka. Dia dinilai lalai lantaran tidak melakukan pengawasan pada saat para tukang melakukan pekerjaannya.

Ada pula Direktur Utama PT APM berinisial R dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kejagung berinisial NH juga dijadikan tersangka terkait pengadaan cairan pembersih lantai Top Cleaner yang mengandung senyawa solar, bensin, dan pewangi sehingga menjadi akselerator kebakaran.

Tak hanya itu polisi juga menemukan fakta cairan pembersih tersebut tidak memiliki izin edar. Dalam penetapan tersangka tersebut polisi tidak menemukan unsur kesengajaan atau karena kealpaan.

Seluruh tersangka disangka melanggar Pasal 188 KUHP tentang kealpaan jo Pasal 55 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal 5 tahun. (*)

 Komentar

 Terbaru

Ari Ashari Ilham Sosialisasikan Perda Baca Tulis Al-Quran
Legislatif03 Maret 2021 18:28
Ari Ashari Ilham Sosialisasikan Perda Baca Tulis Al-Quran
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Ari Ashar Ilham menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) nomor 1 tahun 2012 tentang Ba...
6 Jam Geledah Kantor Gubernur Sulsel, KPK Bawa 3 Koper
BERITA03 Maret 2021 18:19
6 Jam Geledah Kantor Gubernur Sulsel, KPK Bawa 3 Koper
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di Kota Makassar terkait dengan penyidikan kasus dugaan s...
Program Infrastruktur di Sulsel Harus Tetap Jalan
MAKASSAR03 Maret 2021 15:07
Program Infrastruktur di Sulsel Harus Tetap Jalan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman meminta seluruh stakeholder dinas terkait un...
Andi Sudirman Serahkan Piagam Penghargaan kepada Kakanwil Bea Cukai
MAKASSAR03 Maret 2021 12:22
Andi Sudirman Serahkan Piagam Penghargaan kepada Kakanwil Bea Cukai
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemprov Sulsel menyerahkan piagam penghargaan kepada Kantor Wilayah Bea Cukai Bagian Selatan atas penyerahan bantuan hibah m...