LUWU, DATAKITA.CO – Pembelajaran tatap muka mulai diberlakukan di Kabupaten Luwu, tapi hanya khusus untuk sekolah yang beraeda di daerah terpencil dan tidak memiliki akses internet. Meski begitu, tetap dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat.

Namun untuk daerah yang termasuk kategori zona merah Covid-19 di Luwu saat ini masih tetap belajar secara daring atau dari rumah.
Hal itu dijelaskan oleh Kepala Dinas Pendidikan Luwu Hasbullah.
Baca Juga :
Menurut Hasbullah, meski pun pandemi Covid-19 belum berakhir, namun beberapa sekolah di Luwu khususnya yang berada di daerah terpencil kini mulai belajar tatap muka di sekolah.
”Sifatnya tatap muka terbatas di sekolah. Ini khusus bagi sekolah terpencil yang tidak memiliki akses internet, namun tentunya dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat,” ujar Hasbullah, Senin (11/1/2020).
Selain itu, jelas Hasbullah, siswa yang datang ke sekolah dibagi dalam beberapa sift. Maksimal 10 orang siswa dalam satu kelas.
”Kami juga telah menginstruksikan kepada kepala sekolah dan guru, bagi siswa yang terkendala dan tak sempat ikut belajar agar tugasnya diantarkan langsung ke rumah,” ujar Hasbullah.
Hasbullah berharap pandemi Covid-19 segera berakhir. Dia juga meminta jajarannya untuk selalu menaati protokol kesehatan dengan menerapkan 4M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.
“Kita berharap pandemi Covid-19 ini segera berakhir,” tuturnya.








Komentar