Logo Datakita.co

Lugas dan Tuntas, Irman YL Jelaskan Strategi Perbaiki Kualitas Pendidikan

Aditya
Aditya

Sabtu, 07 November 2020 21:28

Pasangan Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun Armin jelaskan strategi perbaikan kualitas pendidikan.
Pasangan Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun Armin jelaskan strategi perbaikan kualitas pendidikan.

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Salah satu tema dalam debat kandidat Pilwali Makassar, Sabtu, 7 November 2020, adalah pendidikan. Panelis melontarkan pertanyaan mengenai strategi pasangan calon dalam memperbaiki kualitas pendidikan.

Kandidat nomor urut 4, Irman YL-Andi Zunnun berhasil mengupas tuntas strategi dalam perbaikan kualitas pendidikan, sekaligus menjawab pertanyaan dari kandidat lain.

None-sapaan akrab Irman YL, pernah dua tahun menjabat Kepala Dinas Pendidikan Sulsel. Menurutnya, salah satu yang harus disiapkan adalah anggaran. Saat ini, keberpihakan anggaran Pemkot Makassar untuk pendidikan hanya 11 persen.

“Kalau kita tidak tempatkan di atas 20 persen, hasilnya sama saja. Kami akan naikkan anggaran pendidikan 20 persen, sesuai yang ditetapkan undang-undang,” tegasnya.

Menurutnya, pemerintah harus menjadi pioner dalam menyiapkan anggaran pendidikan yang sesuai undang-undang. Bagaimana mau menarik anggaran berupa dana CSR dari pihak lain, jika pemerintah sendiri tidak memperlihatkan keberpihakannya dalam pendidikan.

“Apapun yang kita bicarakan, rencanakan, kalau anggaran tidak berpihak, tidak akan bisa,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, hal paling inti dalam pendidikan adalah pemenuhan delapan standar mutu. Banyak guru PAUD yang belum berkualifikasi sarjana, dan guru SD, dan SMP yang belum tersertifikasi.

“Semua guru harus didorong mendapatkan NUPTK berdasarkan SK Wali Kota, supaya mereka semua punya ijin mengajar,” terangnya.

Selain itu, pendidkan karakter juga akan dimajukan. Mendidik siswa yang baik dan benar, baru cerdas.

“Percuma cerdas kalau tidak berbakti kepada orang tua,” pungkasnya.

Kandidat yang diusung tiga parpol ini juga secara tegas menjawab pertanyaan dari Danny Pomanto, mengenai anak-anak yang harus belajar dari rumah akibat pandemi Covid-19. None menegaskan, pendidikan itu bukan hanya guru atau sekolah. Prioritas bagi anak-anak kita adalah dia harus sehat.

“Keselamatan paling penting dibanding mereka harus bersekolah di tempat yang pada umumnya,” pungkasnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

BERITA02 Mei 2026 01:12
Prabowo Umumkan Rangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026
JAKARTA, DATAKITA.CO – Presiden Prabowo Subianto mengumumkan serangkaian kebijakan perlindungan pekerja dalam peringatan Hari Buruh Internasion...
MAKASSAR01 Mei 2026 11:18
Pemprov Sulsel Hadiri Paripurna DPRD, Laporan Reses Jadi Bahan Perencanaan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Sulsel, Kamis, 30 April 2026....
MAKASSAR01 Mei 2026 11:11
May Day 2026, Munafri-Aliyah Ramaikan Fun Walk Serikat Buruh dan Pekerja
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Kota Makassar berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan...
PEMERINTAHAN30 April 2026 22:41
Menaker Perkuat Perlindungan Pekerja melalui Regulasi Pembatasan Alih Daya
JAKARTA, DATAKITA.CO – Menyambut Hari Buruh Internasional (May Day) 1 Mei 2026, pemerintah memperkuat perlindungan dan kepastian hukum bagi peke...