Logo Datakita.co

Libur Akhir Tahun Dikurangi 3 Hari, Begini Penjelasan Pemerintah

Fadli
Fadli

Rabu, 02 Desember 2020 14:58

ilustrasi: int
ilustrasi: int

JAKARTA, DATAKITA.CO – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyampaikan bahwa pemerintah menetapkan untuk mengurangi libur cuti bersama pada akhir tahun yang tadinya enam hari hanya menjadi tiga hari.

“Secara teknis pengurangan libur itu ada tiga hari yaitu tanggal 28 hingga 30 Desember. Nanti kesepakatan ini akan ditandatangani oleh tiga menteri, Menpan RB, Menteri Tenaga Kerja, dan Menteri Agama,” kata dia dalam konferensi pers secara daring yang dipantau di Jakarta, Senin (1/12/2020).

Ia menegaskan bahwa libur Natal dan Tahun Baru tetap ada, ditambahkan dengan libur pengganti Idul Fitri yang sebelumnya dipindahkan dari Juli lalu.

Pada hari libur nasional reguler yang sudah terjadwal pada kalender 2020, tanggal 24 dan 25 Desember, yaitu Kamis dan Jumat tercatat sebagai hari libur nasional, ditambah pada 26 dan 27 Desember merupakan hari libur akhir pekan, Sabtu dan Minggu.

Berdasarkan keputusan bersama antara Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Menteri Agama, dan Menteri Ketenagakerjaan yang diputuskan pada April lalu, seharusnya pada 28-31 Desember, yaitu Senin hingga Kamis merupakan libur cuti bersama pengganti cuti bersama Lebaran 2020.

Namun, berdasarkan keputusan yang baru ini, libur pengganti cuti bersama Lebaran 2020 hanya pada 31 Desember dilanjutkan dengan hari libur nasional 1 Januari 2021, yaitu Kamis dan Jumat.

Menko Muhadjir juga menegaskan bahwa pengurangan hari libur cuti bersama Idul Fitri tersebut tidak akan diganti di kemudian hari.

“Dikurangi berarti tidak akan diganti. Dipangkas, dikurangi jadi tidak akan diganti,” kata dia, dikutip dari Antara.

Ia mengatakan keputusan bersama tiga menteri yang terbaru ini akan segera ditandatangani kemudian hari.

Pemerintah mengimbau dunia usaha juga menyesuaikan hari kerja seperti biasa pada 28-30 Desember 2020.

Sebelumnya, wacana pengurangan libur cuti bersama pada akhir 2020 merupakan arahan Presiden Joko Widodo mengingat kasus COVID-19 di Indonesia yang masih terus meningkat.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati juga menyampaikan pertimbangan bahwa libur panjang berkorelasi pada peningkatan kasus COVID-19 di Indonesia dan tidak meningkatkan belanja masyarakat. (*)

 Komentar

 Terbaru

Danny Tunjuk 16 Pelaksana Tugas dan Tak Lanjutkan Proyek Jalan Metro
MAKASSAR01 Maret 2021 23:31
Danny Tunjuk 16 Pelaksana Tugas dan Tak Lanjutkan Proyek Jalan Metro
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar Moh Ramdhan Danny Pomanto bersama Wakil Walikota Makassar Fatmawati Rusdi menggelar rapat pengarahan perta...
Bertemu Bupati Sidrap, DPRD Sulsel Bahas Penanganan Covid-19 dan Kesiapan Penerimaan CPNS
POLITIK01 Maret 2021 21:06
Bertemu Bupati Sidrap, DPRD Sulsel Bahas Penanganan Covid-19 dan Kesiapan Penerimaan CPNS
SIDRAP, DATAKITA.CO – Bupati Sidrap H Dollah Mando menerima rombongan DPRD Sulsel yang dipimpin langsung Ketua DPRD Andi Ina Kartika Sari. Perte...
Plt Gubernur Andi Sudirman: Roda Pemerintahan harus Berjalan
BERITA01 Maret 2021 20:03
Plt Gubernur Andi Sudirman: Roda Pemerintahan harus Berjalan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Plt Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman mengajak para jajarannya untuk fokus bekerja dan menjaga p...
Pemkab Gowa Gandeng Empat Pihak Kembangkan Peternakan
DAERAH01 Maret 2021 18:27
Pemkab Gowa Gandeng Empat Pihak Kembangkan Peternakan
GOWA, DATAKITA.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa melakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan 4 pihak terkait program pete...