Logo Datakita.co

Kursi Wagub Sulsel Jangan Dibiarkan Lowong Terlalu Lama

Fadli
Fadli

Kamis, 27 Januari 2022 15:17

Ilustrasi: Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumohardjo. (int)
Ilustrasi: Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumohardjo. (int)

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel telah menggelar rapat paripurna terkait pemberhentian Prof Nurdin Abdullah sebagai Gubernur Sulsel, Senin (24/1/2022) kemarin.

Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman yang selama ini menjabat sebagai Plt Gubernur Sulsel, otomatis bakal menjadi gubernur definitif. Kini giliran kursi Wakil Gubernur (Wagub) Sulsel yang lowong.

Direktur Mitra Demokrasi Indonesia (MDI), Andi Taufiq Aris menegaskan bahwa, pengisian jabatan Wagub Sulsel patut menjadi atensi. Diharap tidak ada drama atau konflik yang membuat penetapan menjadi berlarut-larut.

Menurutnya, akan lebih baik jika di sisa masa kepemimpinannya, Andi Sudirman memiliki pendamping yang kapabel dan bisa diandalkan.

“Setelah paripurna pemberhentian Prof Nurdin Abdullah, selanjutnya menuju proses pendefinitifan Andi Sudirman sebagai Gubernur Sulsel, yang artinya kursi Wagub Sulsel bakal lowong. Ini juga harus menjadi atensi, jangan sampai dibiarkan lowong terlalu lama,” kata Taufiq, belum lama ini.

Ia menyebut Sulsel perlu mengambil pelajaran dari DKI Jakarta terkait pengisian jabatan Wagub. Banyaknya drama dan lika-liku membuat pengisian jabatan orang nomor dua di ibu kota negara itu berlarut-larut dan memakan waktu tahunan.

Sandiaga Uno diketahui mundur pada Agustus 2018, dan penggantinya yakni Ahmad Riza Patria baru ditetapkan pada April 2020.

“Sulsel harus belajar, ambil pelajaran dari DKI soal pengisian jabatan Wagub. Jangan dibiarkan berlarut-larut, kursi Wagub jangan dibiarkan terlalu lama lowong. Ya, mesti cepat diproses apalagi sisa masa kepemimpinan Sudirman tidak lama, dimana ada batas waktu pengajuan untuk Wagub,” jelasnya.

Kata Taufiq, proses penggantian Wagub bisa berjalan seiring dengan proses penetapan Andi Sudirman sebagai Gubernur Sulsel. Dengan begitu, batas waktu pengajuan Wagub pada Maret 2022 tidak lewat. Jalannya roda pemerintahan akan jauh lebih baik, bila dipimpin paket lengkap yakni Gubernur dan Wagub.

“Proses penggantian Wagub mesti diproses dari sekarang, kan bisa berjalan sembari proses penetapan gubernur definitif. Dengan begitu, dalam tempo waktu yang tidak lama, Sulsel akan memiliki Gubernur dan Wagub baru, yang saling melengkapi dalam mewujudkan visi misi,” tambahnya.

 Komentar

 Terbaru

POLITIK03 Juli 2026 23:05
HUT Bhayangkara ke-80, Rudianto Lallo Salurkan 1.000 Paket Sembako untuk Warga Makassar
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai NasDem, Rudianto Lallo, membagikan 1.000 paket sembako kepada masyarakat yang te...
MAKASSAR30 Juni 2026 15:18
149 Personel Polrestabes Makassar Naik Pangkat, Ini Pesan Kapolrestabes
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, memimpin Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat Personel Polrestabes Mak...
MAKASSAR30 Juni 2026 10:02
Munafri Komitmen Bangkitkan Warisan Kerajaan Tallo Jadi Destinasi Wisata Budaya
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, terus menegaskan komitmennya untuk menghidupkan situs kebudayaan Kota Makassar, te...
BERITA30 Juni 2026 09:15
Pemerintah Resmi Luncurkan Logo dan Identitas Visual HUT Ke-81 Kemerdekaan RI
JAKARTA, DATAKITA.CO – Pemerintah secara resmi meluncurkan logo dan identitas visual peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republi...