Logo Datakita.co

Kemendikbud Masih Selenggarakan PJJ, Ini Alasannya

Fadli
Fadli

Selasa, 21 Juli 2020 22:50

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim. (net)
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim. (net)

JAKARTA, DATAKITA.CO – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan hingga saat ini masih menyelenggarakan pendidikan jarak jauh (PJJ) untuk mencegah kampus dan sekolah menjadi sarana penularan Covid-19.

“Jangan sampai kampus dan sekolah menjadi sarana penularan virus Covid-19,” ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim dalam webinar nasional di Jakarta, Selasa (21/7/2020).

Kemendikbud memiliki komitmen untuk mengatasi pandemi Covid-19 dengan segenap daya dan upaya.

Sekolah dan kampus, lanjut dia, mempunyai potensi klaster penularan Covid-19.

“Prioritas kami keselamatan dan kesehatan murid dan ortu (orang tua). Oleh karena itu, kita masih menerapkan PJJ,” kata dia, seperti dikutip dari Antara.

Pendidikan jarak jauh itu, katanya, terutama untuk sekolah-sekolah yang berada di zona merah, oranye, dan kuning.

Untuk zona hijau dapat dilakukan di sekolah dengan menerapkan protokol kesehatan guna pencegahan penularan Covid-19.

Nadiem juga menegaskan bahwa prinsipnya adalah keselamatan dan kesehatan dan menjadi prioritas utama.

“Jangan sampai sarana pendidikan sarana penularan virus. Ini adalah tanggung jawab kolektif insan pendidikan di Indonesia,” kata dia.

Dia juga menjelaskan pelaksanaan PJJ telah membuka mata terkait dengan tantangan dan potensi pembelajaran metode itu.

Meski tidak bisa menggantikan pembelajaran tatap muka, kata dia, pembelajaran daring memberikan manfaat tersendiri.

Oleh karena itu, pihaknya akan terus mengembangkan sistem pembelajaran dan teknologi pembelajaran daring, sebagai pelengkap pembelajaran tatap muka.

“Sekali lagi, pembelajaran daring adalah pelengkap bukan pengganti pembelajaran tatap muka. Negara maju sudah menerapkan itu dan Indonesia tidak mau ketinggalan menerapkan itu,” kata dia.

Nadiem mengibaratkan pandemi Covid-19 sebagai ledakan yang dapat menjadi momentum untuk melakukan lompatan pendidikan yang lebih baik lagi. (*)

 Komentar

 Terbaru

POLITIK24 November 2020 19:56
Pelanggaran Protokol Kesehatan Pilkada Dinilai Relatif Rendah
JAKARTA, DATAKITA.CO – Staf Khusus Menteri Dalam Negeri bidang Politik dan Media Kastorius Sinaga mengatakan tingkat pelanggaran protokol keseha...
OLAHRAGA24 November 2020 17:20
Jelang Dynamo Kiev vs Barcelona: Barca Tetap Menakutkan Tanpa Messi
JAKARTA, DATAKITA.CO – Barcelona akan menghadapi Dynamo Kiev tanpa Lionel Messi pada laga Liga Champions Rabu (25/11/2020) dini hari nanti di St...
POLITIK24 November 2020 15:06
Jelang Debat, Legislator PPP Yakin Appi-Rahman Unggul
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Legislator PPP, Rachmat Taqwa Quraisy optimis pasangan calon Munafri Arifuddin-Abd Rahman Bando (Appi-Rahman) akan unggu...
MAKASSAR24 November 2020 14:56
Hafal Qur’an 30 Juz, Santri Ustadz Ije Lolos Masuk Kepolisian
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Muhammad Dzulfikar, salah seorang santri alumni dari Pondok Pesantren Darul Aman Gombara, Kota Makassar, berhasil lolos ...