Logo Datakita.co

Jangan Sepelekan Keringat Dingin, Ini Penjelasan Dokter

Fadli
Fadli

Minggu, 22 November 2020 19:29

ilustrasi keringat (int)
ilustrasi keringat (int)

DATAKITA.CO – Keringat dingin bukan diagnosis medis tetapi sebenarnya kondisi ini melibatkan banyak bagian rumit dari tubuh manusia dan sebagian besar masih misteri.

Dokter di Baylor University, Arindam Sarkar seperti dilansir dari Health, Minggu (22/11/2020) menjelaskan, berkeringat merupakan respons tubuh Anda terhadap berbagai penyebab stres internal dan eksternal termasuk pengerahan tenaga yang berlebihan.

Tapi keringat dingin sedikit berbeda. Kondisi ini bisa digunakan untuk menggambarkan menggigil sebagai respons terhadap suatu penyakit atau pengobatan.

Secara umum, para ahli kesehatan sepakat keringat dingin adalah saat Anda mulai berkeringat sekaligus merasa kedinginan dan ini membuat berbeda dari keringat biasa.

Dokter di Baltimore’s Mercy Medical Center, Kathryn Boling mengatakan, ada berbagai penyebab munculnya keringat dingin, tetapi umumnya, karena infeksi, demam, atau masalah kesehatan yang mendasari, seperti serangan jantung atau gula darah rendah.

Dikutip dari Antara, keringat dingin bahkan bisa menjadi tanda perubahan hormonal, seperti mengalami hot flash selama menopause, penyesuaian hormon setelah kehamilan, hingga stres atau cemas.

Dalam kasus demam, Anda mungkin akan berkeringat dingin saat demam mulai turun. Anda bisa berada dalam situasi di mana Anda benar-benar kepanasan karena demam, lalu berkeringat dan merasa kedinginan.

Selain itu, Anda juga bisa berkeringat dingin saat berolahraga atau setelahnya, menurut dokter di Providence Saint John’s Health Center, Santa Monica, California, David Cutler.

Ini seperti dalam kasus perubahan hormon dan gula darah rendah yang dapat terjadi tanpa demam.

“Walau jarang terjadi, keringat dingin dapat menjadi indikasi penyakit tidak menular lainnya termasuk kanker, atau bahkan dapat disebabkan oleh obat-obatan,” kata dokter di Northwestern Medicine Huntley Hospital, Roshi Gulati.

Pengobatan Keringat Dingin

Dokter di University of Minnesota Medical School, Laura Miller mengungkapkan, perawatan untuk keringat dingin berdasarkan penyebab yang mendasari.

Jadi, menurut dia, sangat penting untuk memperhatikan gejala lain yang mungkin Anda alami jika tidak merasa mengalami keadaan darurat medis, misalnya telapak tangan basah, merasa tidak nyaman atau berkeringat.

Boling mengatakan, jika Anda demam, maka Anda bisa minum obat penurun demam untuk membantu merasa lebih nyaman. Demam dapat mengindikasikan infeksi virus, seperti flu atau COVID-19, jadi sebaiknya bicarakan dengan dokter tentang apa yang harus Anda lakukan.

Jika Anda mengalami keringat dingin terus menerus atau disertai gejala seperti nyeri dada, kesulitan bernapas, perasaan pingsan, atau nyeri, segeralah mencari perawatan medis.

“Keringat dingin bisa saja terjadi, tapi seharusnya tidak menjadi hal yang biasa,” kata dokter di Mount Sinai Queens, Erik Blutinger. (*)

 Komentar

 Terbaru

POLITIK24 November 2020 23:22
Pernyataan Penutup di Debat II Bukti DILAN Paket Nasionalis-Religius
JAKARTA, DATAKITA.CO – Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal-Fadli Ananda (DILAN), mengakhiri Debat Publik Jilid II Pilwalk...
POLITIK24 November 2020 22:51
Ubah Stigma Makassar Jadi Kota Terkorup, Ini Program Appi-Rahman
JAKARTA, DATAKITA.CO – Calon Walikota dan Wakil Walikota nomor urut 2, Munafri Arifuddin-Rahman Bando (Appi-Rahman) menjadi pasangan yang didaul...
DAERAH24 November 2020 22:27
Begini Cara Adnan-Kio Dorong Partisipasi Pemilih di Pilkada Gowa
GOWA, DATAKITA.CO – Pasangan Adnan Purichta Ichsan-Abdul Rauf Malaganni Karaeng Kio (Adnan-Kio) bersama tim pemenangan, terus bergerak dari desa...
POLITIK24 November 2020 21:53
Hindari Konflik Kepentingan, Danny Beri Pukulan Telak yang Punya Dekkeng
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pasangan Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma) nampak enjoy melakoni debat publik putaran kedua Pilkada Maka...