Logo Datakita.co

Ini Yang Dipaparkan Walikota Danny saat Jadi Pembicara pada Festival HAM di Semarang

Fadli
Fadli

Kamis, 18 November 2021 09:33

Walikota Makassar Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto saat menjadi salah satu pembicara pada Festival Hak Asasi Manusia (HAM) 2021 di Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (17/11/2021).
Walikota Makassar Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto saat menjadi salah satu pembicara pada Festival Hak Asasi Manusia (HAM) 2021 di Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (17/11/2021).

SEMARANG, DATAKITA.CO — Walikota Makassar Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto menjadi salah satu pembicara pada Festival Hak Asasi Manusia (HAM) Tahun 2021 yang dipusatkan di Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (17/11/2021).

Festival HAM diinisiasi oleh Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) berkolaborasi dengan The Asia Foundation (TAF).

Sesuai dengan tema “Pemenuhan Hak dan Perlindungan Kelompok Minoritas di Tingkat Kota“ Walikota Danny memaparkan komitmennya dalam pemenuhan hak dan perlindungan kelompok di kota Makassar seperti yang tertuang dalam Visi Misi Danny Fatma.

“Dalam visi misi selalu saja ada kata untuk semua, kata untuk semua menjadi kunci bahwa Makassar itu egaliter, dimana Sombere’ kemampuan Makassar memperlakukan orang lain dengan sangat baik,” kata Danny.

Berbicara tentang HAM, katanya, komitmen yang terbaik adalah regulasi atau aturan. Dimana Pemerintah Kota Makassar mempunyai komitmen sangat kuat dalam persoalan HAM dan diskriminasi.

“Rencana aksi daerah itu banyak yang belum kuat dan kami sudah segera setelah Perda, berkomitmen perwalikan draf disabilitas inilah adalah bentuk intervensi Pemerintah Kota Makassar dan yang buat mereka sendiri,” ujar Danny.

Tidak hanya itu kata Danny, contoh terbaik didalam penerapan HAM dari berbagai aspek yang selalu ia jaga dalam pemerintahannya.

“Contohnya selama ini tidak pernah ada camat dari Toraja, sekarang kita siapkan satu untuk Toraja,” ujarnya.

Selain itu Danny memaparkan pula, peran lokal influencer di tingkat RW/ RT yang mempunyai peran sangat penting, sebagai struktur informasi di tengah Masyarakat.

Selain itu festival budaya yang sudah masuk dalam agenda top Ten Internasional Festival Indonesia F8 melibatkan pengungsi dari luar.

“Kami melibatkan mereka untuk ikut ambil bagian dalam festival budaya, banyak kota yang tidak mau menerima, Makassar menerima. Namun kita kasih batas 2 ribu orang kita libatkan dalam festival budaya dari Afganistan, Iran dan Kongo,” jelasnya.

Hadir pula dalam festival HAMI ini Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Edward O.S. Hiariej, Wakil Ketua Eksternal Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Amiruddin.

Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Walikota Batu Dewanti Rumpoko, Walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, Walikota Semarang Hendrar Prihadi, serta Ketua Dewan Pengurus dan juga Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto.

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR30 Juni 2026 15:18
149 Personel Polrestabes Makassar Naik Pangkat, Ini Pesan Kapolrestabes
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, memimpin Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat Personel Polrestabes Mak...
MAKASSAR30 Juni 2026 10:02
Munafri Komitmen Bangkitkan Warisan Kerajaan Tallo Jadi Destinasi Wisata Budaya
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, terus menegaskan komitmennya untuk menghidupkan situs kebudayaan Kota Makassar, te...
BERITA30 Juni 2026 09:15
Pemerintah Resmi Luncurkan Logo dan Identitas Visual HUT Ke-81 Kemerdekaan RI
JAKARTA, DATAKITA.CO – Pemerintah secara resmi meluncurkan logo dan identitas visual peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republi...
MAKASSAR29 Juni 2026 21:12
Gubernur: Jalan Lingkar Unhas Masuki Tahap Betonisasi
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan progres rekonstruksi Jalan Lingkar Unhas di Kecamatan Ta...