Logo Datakita.co

Ini 10 Kabupaten/Kota Paling Rawan pada Pilkada Menurut Bawaslu

Fadli
Fadli

Senin, 07 Desember 2020 01:32

Anggota Bawaslu RI Mochammad Afifudin.
Anggota Bawaslu RI Mochammad Afifudin.

JAKARTA, DATAKITA.CO – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI merilis 10 kabupaten/kota dengan tingkat kerawanan tertinggi dalam penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (pilkada) berdasarkan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Pilkada 2020.

“Bawaslu mendapati kerawanan pilkada di 270 daerah yang menyelenggarakan pemilihan berada pada titik rawan tinggi dan rawan sedang. Tidak satu pun daerah berada pada kondisi rawan rendah,” kata anggota Bawaslu RI Mochammad Afifudin dalam peluncuran IKP Pilkada 2020 secara daring, Minggu (6/12/2020), dikutip dari Antara.

Ke-10 kabupaten/kota dengan kerawanan tertinggi itu adalah Kabupaten Manokwari (78,85), Kota Sungai Penuh (76,19), Kota Ternate (66,73), Kabupaten Kendal (65,39), Kabupaten Mamuju (65,14), Kota Tangerang Selatan (64,62), Kabupaten Lamongan (64,11), Kabupaten Teluk Wondama (63,87), Kabupaten Agam (63,42), dan Kabupaten Kotabaru (62,88).

Berdasarkan hasil analisis Bawaslu, peningkatan jumlah daerah dengan kerawanan tinggi disebabkan beberapa faktor. Di antara penyebabnya adalah kondisi pandemi COVID-19 yang tidak melandai, proses pemutakhiran daftar pemilih yang belum komprehensif, peningkatan penyalahgunaan bantuan sosial, serta penggunaan teknologi informasi yang meningkat tanpa disertai penyediaan perangkat dan peningkatan sumber daya penyelenggara pemilihan.

Pada semua isu, terdapat peningkatan jumlah kabupaten/kota yang masuk dalam kategori rawan tinggi. Jumlah daerah dengan kerawanan tinggi pada aspek pandemi terus meningkat dibandingkan Juni dan September lalu.

Jika pada pemutakhiran IKP Pilkada 2020 September lalu, daerah yang termasuk dalam rawan tinggi pada aspek pandemi berjumlah 50 kabupaten/kota, lanjut dia, pada IKP November 2020 jumlahnya meningkat 24 persen menjadi 62 kabupaten/kota.

Dalam aspek hak pilih, daerah yang masuk dalam rawan tinggi sebelumnya berjumlah 66 kabupaten/kota, meningkat 101 persen menjadi 133 kabupaten/kota.

Dalam hal politik uang meningkat dari 19 menjadi 28 kabupaten/kota atau meningkat 47 persen.

Terakhir, dalam aspek jaringan internet, meningkat 21 persen dari 67 menjadi 81 kabupaten/kota.

Bawaslu juga menyoroti kerawanan dalam isu jaringan internet, mengingat jaringan internet menjadi krusial mengingat KPU menggunakan Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap).

“Sebanyak 81 kabupaten/kota terindikasi rawan tinggi dalam jaringan internet dan 181 daerah lainnya termasuk dalam rawan sedang,” katanya.

Isu menonjol lainnya, kata dia, adalah penolakan pilkada lantaran pandemi COVID-19, sebab di sembilan kabupaten/kota, kerawanan menyangkut penolakan penyelenggaraan pilkada termasuk tinggi.

Sembilan kabupaten/kota itu, yakni Kota Depok (100), Kota Balikpapan (100), Kabupaten Teluk Wondama (100), Kota Medan (68,8), Kota Sibolga (68,8), Kota Solok (68,8), Kabupaten Rokan Hilir (68,8), Kabupaten Pesisir Barat (68,8), dan Kota Ternate (68,80). (*)

 Komentar

 Terbaru

Jumat Malam, Danny Luncurkan ‘Makassar Recover’
MAKASSAR05 Maret 2021 01:41
Jumat Malam, Danny Luncurkan ‘Makassar Recover’
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota dan Wakil Walikota Makassar Danny Pomanto-Fatmawati Rusdi akan meluncurkan program teranyarnya, Makassar Recove...
Bupati Indah: Jangan Hanya Andalkan APBD
DAERAH04 Maret 2021 23:08
Bupati Indah: Jangan Hanya Andalkan APBD
LUWU UTARA, DATAKITA.CO – Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani mengingatkan kepada perangkat daerah agar tidak hanya bergantung pada Anggaran...
Andi Sudirman Rombak Kabinet, Empat Pelaksana Tugas Diganti
BERITA04 Maret 2021 21:33
Andi Sudirman Rombak Kabinet, Empat Pelaksana Tugas Diganti
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, merombak ‘kabinet’ di lingkup ...
205 Personel Kodim Takalar Akan Jalani Vaksinasi Covid-19
DAERAH04 Maret 2021 17:14
205 Personel Kodim Takalar Akan Jalani Vaksinasi Covid-19
TAKALAR, DATAKITA.CO – Pemkab Takalar mulai menggelar vaksinasi Covid-19 tahap kedua. Sekira 205 personel Kodim 1426 Takalar akan divaksinasi. Untuk...