MAKASSAR, DATAKITA.CO – Sebuah kapal yang sempat mengalami mati mesin saat berlayar di perairan Selat Tanakeke, Kabupaten Takalar, berhasil ditemukan Tim Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) Sulsel, Minggu (28/11/2021) malam.

Kapal yang rencananya digunakan untuk memancing ini sebelumnya dilaporkan mengalami mati mesin. Beruntung, kapal berhasil diperbaiki dan bisa kembali berlayar.
Di dalam kapal diketahui ada penumpang 13 orang, semuanya ditemukan dalam keadaan selamat. Salah satunya anggota DPRD Provinsi Sulsel, Fauzi Andi Wawo.
Baca Juga :
“Kapal berhasil ditemukan pada pukul 19.53 Wita dengan 13 orang POB (Personel on board) dalam keadaan selamat,” kata Kepala Basarnas Sulsel, Djunaidi, Senin (29/11/2021).
“Ada anggota dewan di atas, pak Fauzi, anggota DPRD Provinsi. Sudah kembali semua ke rumahnya,” jelas Djunaidi.
Djunaidi menjelaskan, sebelumnya Basarnas Sulsel menerima informasi bahwa ada kapal yang mengalami kerusakan di sekitar perairan Tanakeke, Takalar.
Kapal itu mengalami mati mesin. Namun dalam proses evakuasi kapal tersebut berhasil diperbaiki dan bisa kembali berlayar.
Namun karena melihat kondisi cuaca yang kurang bersahabat, maka kapal tersebut berlayar dalam pantauan KN Sar Kamajaya 104 menuju pelabuhan Makassar.
“Kapal (penumpang) tersebut tidak mau dievakuasi karena berkat teman di atas kapal bisa perbaiki dan bisa jalan lagi itu kapal. Tapi karena cuaca tidak bagus jadi tetap dikawal sama kapal kita Kamajaya 104 sampai tiba di dermaga Makassar. Sampai di Makassar sekitar jam 8 malam,” ungkapnya.
Djunaidi mengimbau kepada masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi keamanan kapal dan keselamatan sebelum melakukan pelayaran. Apalagi dalam kondisi cuaca yang kurang bersahabat akhir-akhir ini.
“Karena situasi lagi musim hujan, gelombang tinggi, sesuai dengan data BMKG sampai 3 meter dan juga angin kencang sehingga perlu untuk mengantisipasi kepada seluruh masyarakat yang mau beraktivitas di laut, utamanya nelayan kita, alat yang digunakan seperti perahu diliat dulu kondisinya, bahan bakar di cek, termasuk mesin,” pesannya.
Djunaidi meminta agar masyarakat secepat mungkin menghubungi Basarnas Sulsel di call center 115 jika terjadi bencana. Basarnas tetap siaga 24 jam.
“Kalau ada kejadian cepat lapor pada Basarnas, di nomor 115, kalau perlu langsung telepon Kepala Basarnas Sulsel di 0811431799,” tutup Djunaidi.








Komentar