Logo Datakita.co

Gigi Berlubang Ternyata Bisa Menular, Begini Cara Mencegahnya

Fadli
Fadli

Sabtu, 24 Oktober 2020 22:59

Ilustrasi gigi anak (Pixabay)
Ilustrasi gigi anak (Pixabay)

JAKARTA, DATAKITA.CO – Bukan hanya COVID-19 yang disebabkan virus SARS-Cov-2 yang bisa menular. Karies gigi atau biasa disebut gigi berlubang ternyata juga bisa menular, yakni melalui perilaku berbagi peralatan makan, meniup dan mencicip makanan.

“Karies ditularkan melalui bakteri, Streptococcus mutans, terjadi melalui droplet atau air liur. Aktivitas yang menularkan seperti berbagi alat makan, meniup atau mencicipi makanan anak,” ujar dokter spesialis kedokteran gigi anak di RS Pondok Indah – Bintaro Jaya, Avianti Hartadi dalam webinar, Jumat (23/10/2020).

Untuk mencegah penularan, ketimbang meniup makanan anak yang masih panas, sebaiknya kipasi makanan itu hingga hangat. Di sisi lain, orang tua disarankan memiliki gigi yang sehat agar tak terjadi penularan karies melalui air liur.

Karies terjadi saat gula atau sisa makanan di gigi dan mulut tak dibersihkan sehingga memungkinkan bakteri tumbuh, lalu terjadilah kondisi mulut yang asam dan perlahan menyebabkan gigi berlubang.

Avianti mengatakan, karies bisa dimulai dari lapisan email yang bila tidak dirawat akan berlanjut ke bagian dentint lalu memunculkan rasa nyeri saat ada rangsangan seperti rasa manis asam, panas, dingin.

“Ngilu karena dentint dekat dengan pulpa gigi,” kata dia, dikutip dari Antara.

Jika masih juga dibiarkan, lubang gigi akan mencapai pulpa atau saraf gigi sehingga anak atau bahkan orang dewasa sekalipun bisa merasa nyeri saat malam hari hingga tidak bisa tidur.

Pada tahap lanjut, kondisi ini bisa berujung pada munculnya nanah, bisul hingga bengkak ke area wajah terutama pipi hingga daerah bawah mata.

Menurut Avianti, sekalipun gigi anak belum menjadi gigi permanen, sebaiknya segera tambal lubang yang muncul agar karies tidak semakin dalam dan berujung membuat anak sulit makan.

Dia mengingatkan Anda untuk memastikan anak menyikat gigi mereka usai meminum susu. Apabila tengah malam masih minum susu, bilas atau lap dengan kasa dibasahi air putih.

Selain itu, rencanakan varian menu makanan dengan anak sehingga dia tak mengemut makanan. Mengemut makanan bisa membuat kondisi mulut menjadi asam dan memunculkan karies gigi.

Hal lain yang bisa Anda lakukan, tidak memberi camilan pada anak sebelum makan dan membiarkan anak makan sambil menonton atau bermain karena ini tergolong kebiasaan buruk yang bisa merusak gigi.

Khusus untuk camilan, sebaiknya pilih buah, puding buah atau keju ketimbang makanan yang lengket seperti cokelat atau makanan tinggi gula.

“Kalau anak suka ngemil, camilan sebaiknya buah, puding buah, keju. Kalau suka biskuit coleklat bisa diberikan setelah makan siang, 30 menit kemudian setelah makan, minta (atau temani) anak sikat gigi,” demikian kata Avianti. (*)

 Komentar

 Terbaru

OLAHRAGA24 Juni 2024 12:08
Euro 2024: Jerman dan Swiss Lolos ke Babak 16 Besar
DATAKITA.CO – Timnas Jerman dan Swiss lolos ke babak 16 besar. Hal ini setelah pada laga terakhir Grup A Euro 2024 antara Jerman menghadapi Swis...
MAKASSAR23 Juni 2024 23:31
Jemaah Haji Kloter I Tiba di Makassar, 18 Orang Butuh Kursi Roda
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Jemaah haji kelompok terbang (kloter) pertama telah tiba kembali di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Mi...
POLITIK23 Juni 2024 19:26
Wahab Tahir Bersama Ketua PKK Makassar Bahas Penyelenggaraan Pendidikan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Abdul Wahab Tahir menggelar Sosialisasi Penyebarluasan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahu...
POLITIK23 Juni 2024 18:33
Jelang Pilgub, PPP Sulsel Beri Lampu Hijau untuk Dua Figur Ini
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulsel sudah mulai memberikan sinyal us...