Logo Datakita.co

Diduga Milik Nurdin, Sejumlah Bidang Tanah di Maros Disita KPK

Fadli
Fadli

Sabtu, 19 Juni 2021 00:00

Nurdin Abdullah (int)
Nurdin Abdullah (int)

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Sebanyak enam bidang tanah yang berada di Kabupaten Maros, Sulsel, disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sejumlah aset tanah itu diduga milik Gubernur Sulsel nonaktif Nurdin Abdullah (NA) yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap perizinan dan pembangunan infrastruktur di lingkup Pemprov Sulsel.

Penyitaan tanah ini dibenarkan oleh Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat (18/6/2021).

“Tim penyidik telah melakukan pemasangan plang penyitaan pada aset yang diduga milik tersangka NA sebanyak enam bidang tanah yang berlokasi di Dusun Arra, Desa Tompobulu, Kecamatan Tompobulu, Maros, Sulsel pada Kamis (17/6),” jelas Ali Fikri.

Menurutnya, pemasangan plang penyitaan tersebut bertujuan untuk menjaga agar lokasi tersebut tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu yang tidak berkepentingan.

 Komentar

 Terbaru

BERITA12 Juli 2026 19:30
Sekretariat DPRD Makassar Matangkan Perencanaan Ruang Kegiatan Bersama Kementerian PU
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, bergerak cepat mematangkan tata kelola fasilitas kerja ...
BERITA11 Juli 2026 22:36
Irwan Hasan Dorong Penguatan Pengelolaan Sampah dan Pengawasan Lingkungan di Kota Makassar
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Irwan Hasan menggelar kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah bersama Dinas Ling...
PEMERINTAHAN10 Juli 2026 15:24
Bapenda Makassar Dukung Penilaian Lomba Kelurahan Berprestasi 2026
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar melaksanakan kegiatan kerja bakti bersama dalam rangka mendukung Penjari...
PEMERINTAHAN09 Juli 2026 21:29
Bapenda Makassar Bahas Tata Cara Pemungutan Retribusi Pemanfaatan Aset Daerah untuk Reklame
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar melalui Kasubbid Koordinasi, Perencanaan, dan Regulasi, Ansar, memimpin ...