BULUKUMBA, DATAKITA.CO – Bupati Bulukumba Muchtar Ali Yusuf menyerukan untuk menggunakan semua fasilitas ibadah baik masjid, musholla maupun lapangan untuk pelaksanaan shalat Idul Fitri 1422 Hijriah.

Langkah ini diambil agar masyarakat atau jamaah tidak terkonsentrasi dalam satu tempat dalam shalat Ied. Dengan menyebar ke banyak tempat, maka masyarakat tidak akan berkumpul dalam jumlah yang besar di satu tempat.
Semua warga masyarakat dapat melaksanakan shalat Ied di tempat-tempat yang disiapkan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan demi mengantisipasi penyebaran Covid-19.
Baca Juga :
Andi Utta, sapaan akrabnya, ingin agar masyarakat dapat beribadah dengan baik dan tetap mematuhi himbauan untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes) yang ketat. “Tapi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” katanya.
Dia meminta panitia mewajibkan penggunaan masker kepada jamaah, menyiapkan sarana cuci tangan, mengatur jarak, dan mengumumkan agar jamaah menghindari salam-salaman, ataupun cipika cipiki. “Tahanlah dulu untuk menjaga kemungkinan penularan Covid-19,” ujar A Utta.
Bupati menyerukan ini di hadapan seluruh pejabat Pemkab termasuk Wakil Bupati A Edy Manaf dan Pj Sekda A Misbawati A Wawo di ruang Rapat Bupati, Senin (10/5/2021).
Diharapkan ini bisa menjadi bagian dari sosialisasi untuk menjaga seluruh warga masyarakat Bulukumba dari ancaman pandemi Covid-19.
“Silaturrahim itu penting, tapi kita tetap harus menjaga diri dari ancaman penularan Covid-19. Kita harus belajar dari peristiwa yang terjadi di India, kita jangan lengah,” ujar bupati.








Komentar