SINJAI, DATAKITA.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Paotere mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di wilayah perairan Kabupaten Sinjai yang berlaku pada 14 hingga 17 Juni 2026.

Berdasarkan informasi yang diterima Pemerintah daerah melalui melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sinjai, kondisi angin di wilayah perairan Sulawesi Selatan dan sekitarnya secara umum bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan berkisar antara 6 hingga 25 knot.
Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan tinggi gelombang mencapai 1,25 hingga 2,5 meter di sepanjang wilayah perairan Kabupaten Sinjai.
Baca Juga :
Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jasa transportasi laut, agar selalu memantau informasi cuaca yang dikeluarkan BMKG.
Selain itu, mengutamakan keselamatan, serta menunda pelayaran apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan.
“Kami juga mengingatkan para nelayan, terutama yang menggunakan perahu nelayan berukuran kecil, untuk meningkatkan kewaspadaan saat kecepatan angin melebihi 15 knot dan tinggi gelombang berada di atas 1,25 meter,” pintanya.
Tak hanya itu, Ia juga mengajak kepada masyarakat yang bermukim di wilayah pesisir agar tetap waspada terhadap potensi angin kencang, hujan deras, gelombang tinggi, serta arus laut yang kuat yang dapat membahayakan keselamatan.
“Saya juga berharap masyarakat senantiasa memperhatikan informasi cuaca terkini dan mengikuti arahan dari instansi terkait guna mengurangi risiko yang dapat ditimbulkan oleh kondisi cuaca ekstrem,” tegas Ratnawati.








Komentar