Logo Datakita.co

Bertambah 2.730, Pemilih Sulsel Total Capai 6.211.063

Fadli
Fadli

Senin, 09 Agustus 2021 15:06

Ketua Divisi Data dan Informasi Pemilih KPU Sulsel, Uslimin.
Ketua Divisi Data dan Informasi Pemilih KPU Sulsel, Uslimin.

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Jumlah pemilih di Sulawesi Selatan terus bertambah. Per Juli 2021, terjadi penambahan data pemilih berkelanjutan sebanyak 2.730 orang atau mencapai total 6.211.063 orang dari jumlah 6.208.693 orang pada Juni 2021.

Kenaikan jumlah pemilih ditetapkan KPU Sulsel berdasarkan hasil pleno rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (DPB) pada hari ini, Senin (9/8/2021).

Menurut Ketua Divisi Data dan Informasi Pemilih KPU Sulsel, Uslimin, bahwa kenaikan jumlah pemilih terjadi di 12 kabupaten/kota.

Tiga besar daerah yang mengalami peningkatan jumlah pemilih adalah Kabupateh Pinrang, Bantaeng dan Luwu.

Uslimin mengatakan bahwa tambahan pemilih di Pinrang mencapai 1.462 pemilih, yakni dari 260.989 menjadi 262.451. Sementara Bantaeng naik sebanyak 844 pemilih dari 150.850 menjadi 151.694.

Adapun kenaikan pemilih di Luwu mencapai 342 pemilih. Yakni dari 262.303 pada Juni menjadi 262.645 per Juli 2021.

Pleno rekapitulasi DPB Sulsel dipimpin oleh Ketua KPU Sulsel, Faisal Amir, dan dihadiri oleh seluruh komisioner, serta para pejabat di lingkungan KPU Sulsel, mulai dari Sekretaris, Kabag/Koordinator, Kasubag/KasubKoor.

Kendati ada kenaikan jumlah pemilih di sejumlah daerah, namun terdapat pula penurunan jumlah pemilih di 12 kabupaten/kota.

Penyusutan jumlah pemilih antara lain terjadi di Selayar, Bulukumba, Gowa, Sinjai, Pangkep, Barru, Sidrap, Luwu Timur, Toraja Utara, Makassar, Parepare dan Palopo.

Uslimin mengungkapkan, daerah dengan penyusutan terbesar adalah Toraja Utara yakni sebanyak 358 orang atau dari 169.469 menjadi 169.111, disusul Sinjai 156 orang atau dari 188.272 menjadi 188.116, dan Luwu Timur sebanyak 122 orang dari 204.093 menjadi 204.971.

Dalam rapat pleno rekapitulasi pemutakhiran DPB ini terungkap, jumlah pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) di Sulsel dalam sebulan terakhir mencapai 3.216 orang. Separoh diantaranya disebabkan banyaknya warga yang meninggal dunia, yaitu mencapai 1.522 orang dalam kurun waktu Juni-Juli 2021.

Faktor lain yang memengaruhi tingginya TMS adalah warga yang pindah domisili dan beralih status menjadi TNI/Polri, serta ada yang teridentifikasi sebagai pemilih ganda.

Uslimin merincikan, TMS karena pindah domisili mrncapai 1.440 orang, beralih status menjadi anggora Polri sebanyak 120 orang, beralih status sebagai anggota TNI sebanyak empat orang, serta tercatat di lebih dari satu daerah sebanyak 130 orang.

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR26 September 2021 22:11
Tujuh Komunitas Sepeda Road Bike Makassar Gowes Bareng
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Tujuh komunitas sepeda road bike Makassar melakukan gowes bersama (gobar). Mereka start dari Hotel Maleo menuju bandara ...
POLITIK26 September 2021 21:21
Dukung Pembangunan, Nunung Dasniar Imbau Warga Tertib Bayar Pajak
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Nunung Dasniar menggelar sosialisasi peraturan daerah (Perda) nomor 2 tahun 2018 tentang paj...
POLITIK26 September 2021 19:14
Hasanuddin Leo Minta Pemkot Makassar Awasi Penggunaan Air Bawah Tanah
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Hasanuddin Leo menggelar sosialisasi peraturan daerah (perda) nomor 1 tahun 2018 tentang Ret...
POLITIK26 September 2021 18:46
Ray Suryadi Arsyad Minta Pemkot Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Makassar
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Ray Suryadi Arsyad menggelar sosialisasi peraturan daerah (perda) nomor 1 tahun 2019 tentang...