Logo Datakita.co

Begal Makin Marak di Makassar, Eric Horas Minta Pemkot Hadirkan Solusi Kongkrit

Aditya
Aditya

Sabtu, 23 Mei 2026 20:03

Wakil Ketua DPRD Makassar, Eric Horas serap aspirasi warga saat reses di Jalan Gunung Lompobattang, RT 3 RW 2, Kelurahan Pisang Utara, Kecamatan Ujung Pandang, Jumat (22/5/2026).
Wakil Ketua DPRD Makassar, Eric Horas serap aspirasi warga saat reses di Jalan Gunung Lompobattang, RT 3 RW 2, Kelurahan Pisang Utara, Kecamatan Ujung Pandang, Jumat (22/5/2026).

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Wakil Ketua DPRD Makassar, Eric Horas menyoroti maraknya kasus begal yang sering terjadi belakangan ini hingga memakan korban yang didominasi anak muda.

Hal tersebut disampaikannya saat menanggapi keluhan warga soal kasus begal di reses ketiga masa persidangan ketiga tahun sidang 2025/2026 di Jalan Gunung Lompobattang, RT 3 RW 2, Kelurahan Pisang Utara, Kecamatan Ujung Pandang, Jumat (22/5/2026).

Ketua DPC Gerindra Makassar itu meminta pemerintah kota (Pemkot) Makassar untuk menghadirkan solusi kongkrit terhadap kasus ini. Sebab, korban dari begal tidak diakomodir oleh BPJS Kesehatan.

“Nah ini mungkin bisa juga dipikirkan sama Dinas Kesehatan. Karena bagaimanapun itu kan adalah korban. Jadi harus ada penanganan khusus,” tegasnya.

Menurut Eric, tidak ada warga yang mau menjadi korban begal. Jika tidak sengaja terkena busur, Dinas Kesehatan harus melayani korban tanpa memikirkan biaya operasi namun mengedepankan kemanusiaan.

“Paling tidak, harus ada solusi dari Dinas Kesehatan memikirkan apabila warga ada yang terkena busur, apalagi korban. Karena memang sekarang marak geng motor,” lanjutnya.

Selain itu, langkah mitigasi juga perlu diperhatikan. Dari reses sebelumnya, dia menilai keluhan warga perihal pengadaan kamera CCTV di setiap lorong harus direalisasikan.

Dengan fasilitas tersebut, aktifitas warga bisa dipantau secara real time. Jika ada aksi geng motor, rekamannya bisa menjadi bukti untuk dilaporkan kepada pihak kepolisian.

“Paling tidak sangat gampang dideteksi ketika ada hal-hal kriminal yang dilakukan di jalan-jalan,” katanya.

Eric juga mendorong pemberdayaan masyarakat khususnya pemuda. Misalnya, pemerintah kota Makassar bisa memfasilitasi pelatihan skill atau suntikan modal kepada mereka yang mau menjadi wirasussu.

“Bisa juga ada permodalan saya pikir, karena kalau setelah dilatih terus enggak dimaksimalkan, ya terbuang juga, percuma ya,” tutupnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

PEMERINTAHAN13 Juni 2026 00:43
Genjot Digitalisasi Layanan, Andi Asminullah Ajak Warga Bayar Pajak Via ‘Online’
MAKASSAR DATAKITA.CO – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar terus gencar mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya memenuhi kewajiba...
MAKASSAR12 Juni 2026 17:32
Andi Sudirman Cek Langsung Progres Hertasning hingga Burung-Burung, Program MYP Jalan Dikebut
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, meninjau langsung progres pelaksanaan Program Multi Years Project (MY...
MAKASSAR12 Juni 2026 14:59
Pedagang Kelapa Muda di Sekitar Benteng Rotterdam dan RRI Dipindah, Perumda Pasar: Kampung Baru Jadi Pusat Kuliner Baru
MAKASSAR, DATAKITA.CO — Pemerintah Kota Makassar terus mendorong penataan kawasan strategis kota dengan mengedepankan pendekatan humanis dan solusi ...
DAERAH12 Juni 2026 13:54
Bupati Gowa Sambut Baik Skema KPBU sebagai Solusi Pembiayaan Infrastruktur Daerah
GOWA, DATAKITA.CO – Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang menyambut baik skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) sebagai salah satu...