Logo Datakita.co

Bapenda Makassar Dampingi Walikota Rapat Bersama Forkopimda Sulsel

Fadli
Fadli

Rabu, 20 Agustus 2025 22:46

Bapenda Makassar Dampingi Walikota Rapat Bersama Forkopimda Sulsel

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, mengikuti Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Selatan yang diperluas bersama bupati, wali kota, serta instansi terkait secara daring melalui zoom meeting, Rabu (20/8/2025).

Agenda utama rapat tersebut membahas deteksi dini terhadap potensi ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan (ATHG) yang berpotensi memengaruhi jalannya pemerintahan di wilayah Sulawesi Selatan.

Kehadiran Walikota Makassar didampingi Sekda Kota Makassar Andi Zulkifly Nanda, Kepala BPBD, Kadiskominfo, Kadis Kesehatan, Plt Kepala Bapenda, dan Kadis PTSP.

Munafri menekankan pentingnya forum ini sebagai wadah koordinasi lintas pemerintah daerah.

“Rapat ini penting untuk menyamakan langkah, agar kita lebih siap menghadapi berbagai tantangan, baik dari sisi kebijakan fiskal maupun kesiapsiagaan menghadapi musim hujan,” jelasnya usai rapat.

Ia menegaskan Pemkot Makassar siap berkolaborasi dengan pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota lain demi menjaga stabilitas daerah dan memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dalam arahannya menyoroti perlunya penyesuaian kebijakan pajak daerah dan retribusi agar tidak menimbulkan beban berlebih bagi masyarakat.

Menurutnya, meski potensi pendapatan asli daerah (PAD) cukup besar, kebijakan fiskal harus melalui analisis sosial-ekonomi yang matang.

“Memang ada aset mewah dan lahan besar yang perlu dikenakan pajak sesuai nilainya, tapi kita juga harus melihat daya beli masyarakat. Jangan sampai kebijakan justru menimbulkan tekanan ekonomi bagi masyarakat kecil,” ujar Andi Sudirman.

Ia menegaskan tiga poin penting dalam penetapan kebijakan pajak daerah dan retribusi sesuai arahan Kemendagri, yakni tidak memberatkan masyarakat berpenghasilan rendah, penyesuaian tarif disertai analisis dampak sosial-ekonomi, dan sosialisasi kebijakan dilakukan secara menyeluruh agar masyarakat memahami dasar penetapan tarif.

Sebagai contoh, meski Sulsel memiliki potensi pajak kendaraan bermotor hingga Rp21,7 triliun, Pemprov Sulsel tetap memberikan relaksasi agar masyarakat tidak terbebani.

Selain isu pajak, Gubernur juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi musim hujan.

Ia meminta seluruh kepala daerah segera menyiapkan langkah antisipasi banjir di wilayah rawan, termasuk pembersihan drainase dan strategi penanganan darurat.

“Ini penting agar masyarakat tidak dirugikan saat musim hujan tiba,” tegasnya.

Gubernur berharap koordinasi berjenjang antara provinsi, kabupaten, dan kota terus diperkuat agar kebijakan yang dirumuskan benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan.

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR18 Mei 2026 22:53
Lapak PKL di Tallo Ditertibkan, Jalan Sunu Disiapkan Jadi Solusi
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Kecamatan Tallo, Kota Makassar, kembali melaksanakan penertiban terhadap lapak pedagang kaki lima (PKL) yang ...
OLAHRAGA18 Mei 2026 19:32
Muhammadiyah Games 2026: Widya Daniati Sumbang Dua Perak Panahan untuk Unismuh Makassar
MAKASSAR, DATAKITA.COM – Atlet panahan Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Widya Daniati, meraih dua medali perak pada 1st Muhammadiyah...
MAKASSAR18 Mei 2026 18:20
Munafri: ASN Pemkot Harus Punya Karya, Literasi Jadi Fondasi Masa Depan Makassar
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmennya dalam memperkuat budaya literasi dan pengembangan perpustak...
PEMERINTAHAN17 Mei 2026 20:27
Pelatihan Vokasi Batch 2 Dibuka 19 Mei, Kuota 30 Ribu Peserta, Gratis dan Bersertifikat BNSP
JAKARTA, DATAKITA.CO – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Batch 2 dengan kuota 30 ribu ...