Logo Datakita.co

Andi Suhada Sappaile Minta Peran Aktif Pemerintah Terkait Pendidikan

Aditya
Aditya

Selasa, 10 November 2020 16:11

Wakil Ketua DPRD Makassar, Andi Suhada Sappaile sosialisasikan Perda Penyelenggaraan Pendidikan, di Hotel Asyra, Selasa (10/11/2020).
Wakil Ketua DPRD Makassar, Andi Suhada Sappaile sosialisasikan Perda Penyelenggaraan Pendidikan, di Hotel Asyra, Selasa (10/11/2020).

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Andi Suhada Sappaile menggelar kegiatan sosialisasi peraturan daerah (Perda) nomor 1 tahun 2019 tentang penyelenggaraan pendidikan di Hotel Asyra, Selasa (10/11/2020).

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber. Mereka masing-masing, Sekertaris Dinas Pendidikan Kota Makassar Amelia Malik dan Kepala Bidang Pengembangan Pendidikan Dasar Ahmad Hidayat.

Kata Suhada—sapaan akrabnya, kualitas pendidikan merupakan kewajiban negara sehingga, peran serta pemerintah untuk aktif mewujudkan penyelenggaraan pendidikan berkualitas, terutama di Kota Makassar.

“Negara atau pemerintah wajib ikut serta dalam masalah pendidikan. Tujuannya, melahirkan generasi yang berwawasan luas,” jelas Andi Suhada Sappaile.

Apalagi, kata Ketua PDIP Kota Makassar ini, situasi pandemi menyebabkan sekolah tatap muka dihentikan dan diganti pembelajaran daring. Olehnya itu, pemerintah mesti memberikan solusi agar proses pembelajaran tetap berlangsung.

“Kita tahu sekarang masa pandemi dan sekolah dilakukan secara virtual. Makanya, kita berharap pandemi ini segera berakhir sehingga sistem pembelajaran kembali normal,” katanya.

Terpisah, Sekertaris Dinas Pendidikan, Amelia Malik yang juga narasumber Sosialiasasi Perda nomor 1 tahun 2019 menyampaikan, pendidikan harus terus berjalan meski ditengah pandemi. Metode pembelajaran diubah melalui daring.

Untuk aktivitas di Sekolah. Wajib menerapkan protokol kesehatan. Sebab, itu menjadi kewajiban yang mesti diikuti dan menjadi kebijakan pemerintah di seluruh daerah.

“Sekolah harus menyediakan fasilitas yang diperlukan terkait kebijakan pemerintah mengenai protokol kesehatan,” ujarnya.

Sambung Lia—sapaan akrabnya, pihak sekolah wajib menyemprot disinfektan setiap, kemudian menyiapkan fasilitas cuci tangan dan menjaga jarak. Jika telah mendapat izin sekolah tatap muka, maka jam belajar diatur agar tidak terjadi pengumpulan orang banyak.

“Jadi, kalau tatap muka dibolehkan, sekolah harus mengatur penerapan protokol kesehatan tetap dilakukan. Agar potensi penyebaran tidak terjadi,” paparnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

Provos Periksa Senpi Jajaran Satbrimob Polda Sulsel
MAKASSAR05 Maret 2021 11:02
Provos Periksa Senpi Jajaran Satbrimob Polda Sulsel
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Dipimpin Kasi Provos Iptu Muliadi, Seksi Provos melaksanakan kegiatan pemeriksaan senjata api (senpi) personel jajaran Satbr...
Danny Jelaskan Percepatan Ekonomi hingga Reformasi Birokrasi
MAKASSAR05 Maret 2021 09:43
Danny Jelaskan Percepatan Ekonomi hingga Reformasi Birokrasi
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota dan Wakil Walikota Makassar Ramdhan “Danny” Pomanto-Fatmawati Rusdi berkomitmen pada visi-misinya dengan melaku...
Jumat Malam, Danny Luncurkan ‘Makassar Recover’
MAKASSAR05 Maret 2021 01:41
Jumat Malam, Danny Luncurkan ‘Makassar Recover’
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota dan Wakil Walikota Makassar Danny Pomanto-Fatmawati Rusdi akan meluncurkan program teranyarnya, Makassar Recove...
Bupati Indah: Jangan Hanya Andalkan APBD
DAERAH04 Maret 2021 23:08
Bupati Indah: Jangan Hanya Andalkan APBD
LUWU UTARA, DATAKITA.CO – Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani mengingatkan kepada perangkat daerah agar tidak hanya bergantung pada Anggaran...