Logo Datakita.co

17 ASN Pemprov Terdata DTKS Tidak Menerima Bansos Kemensos, Ini Penjelasan Dinsos Sulsel

Fadli
Fadli

Senin, 29 November 2021 10:45

17 ASN Pemprov Terdata DTKS Tidak Menerima Bansos Kemensos, Ini Penjelasan Dinsos Sulsel

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) telah melakukan penelusuran terkait adanya dugaan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menerima bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Sebelumnya, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menemukan sebanyak 31.624 ASN menerima Bansos. Dimana 1.016 diantaranya dari Sulsel. Seribu lebih Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang diduga Aparatur Sipil Negara (ASN) itu tercatat menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan Bantuan Sosial Tunai (BST).

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulsel pun telah melakukan validasi melalui aplikasi e-phinisi. Hasilnya, dari 1.016 KPM terdapat 17 ASN Pemerintah Provinsi Sulsel terindikasi menerima bantuan sosial.

Mereka terdaftar pada Bansos PKH, BPNT, dan BST. Namun setelah dilakukan validasi ke lokasi, mereka tidak pernah mendapatkan bansos dari Kemensos tersebut.

“ASN pemprov yang tercatat Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), yang terindikasi menerima bansos, tidak ditemukan penyalurannya kepada yang bersangkutan,” kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sulsel, Andi Irawan Bintang, Minggu (28/11/2021).

Para ASN tersebut, kata dia, tersebar di sembilan kabupaten/kota di Sulsel, yang merupakan Badan/ Dinas/UPT/Cabang Dinas Provinsi yang ada di kabupaten/kota. Yaitu Kabupaten Bone, Gowa, Makassar, Parepare, Luwu, Maros, Pinrang, Soppeng, dan Wajo.

“Sesuai DTKS, untuk mendapatkan data valid, dilakukan balidasi berdasarkan jenis bansosnya. Khusus PKH melalui Aplikasi e-PKH, apakah betul yang bersangkutan menerima Bansos PKH. Setelah di cek nama, Nomor Induk Kependudukan (NIK) serta Nomor Induk Pegawai (NIP), maka tidak ditemukan penyalurannya terhadap 17 ASN tersebut,” jelasnya.

Untuk Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), kata dia, dilakukan validasi melalui Koordinator Daerah (Korda). Hasilnya adalah, ASN tersebut tidak menerima BPNT. Sementara untuk Bantuan Sosial Tunai (BST) dilakukan pengecekan langsung melalui PT POS Indonesia, tidak ditemukan juga penyaluran terhadap ASN Provinsi tersebut.

Olehnya itu, pihaknya akan mengusulkan kepada pemerintah kabupaten/kota, agar nama-nama tersebut dihapus dalam DTKS. Mengingat, dalam penginputan DTKS merupakan kewenangan dari kabupaten/kota.

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR27 Januari 2022 10:30
Danlanud Sultan Hasanuddin Resmikan Kantor Sathanlan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Kamandan Pagkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) Sultan Hasanuddin Marsma TNI David Yohan Tamboto meresmikan kantor Satua...
POLITIK27 Januari 2022 00:05
Jika Terpilih, IAS Siapkan Sekretariat Demokrat Sulsel di Pusat Kota Makassar
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Jika kelak diberi amanah menjadi Ketua DPD Demokrat Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) mengaku telah menyiap...
POLITIK26 Januari 2022 20:15
Ni’matullah Ikuti Fit and Proper Test Calon Ketua Demokrat Sulsel, Begini Tanggapan AHY
MAKASSAR, DATAKITA.CO — Tim 3 Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat mulai menggelar fit and proper test calon Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD)...
PENDIDIKAN26 Januari 2022 19:04
Rektor UNM Jadi Pengurus Pusat PII, Siap Kembangkan Profesi Insinyur
JAKARTA, DATAKITA.CO – Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) Profesor Husain Syam mendapat amanah baru sebagai Pengurus Pusat Persatuan Insinyur ...