Logo Datakita.co

Wabup Lutra Kunjungi Rumah Warga yang Tertimpa Longsor

Fadli
Fadli

Sabtu, 06 Maret 2021 18:05

Wakil Bupati Luwu Utara, Suaib Mansur saat meninjau rumah warga yang tertimpa tanah longsor.
Wakil Bupati Luwu Utara, Suaib Mansur saat meninjau rumah warga yang tertimpa tanah longsor.

LUWU UTARA, DATAKITA.CO – Wakil Bupati Luwu Utara (Lutra) Suaib Mansur meninjau rumah warga yang tertimpa tanah longsor di depan Pasar Sentral Masamba, Sabtu (6/3/2021).

Peristiwa yang terjadi Jumat petang sekira pukul 17:30 WITA tersebut menyebabkan satu rumah warga rusak.

Suaib mengatakan, longsor yang terjadi menyebabkan dinding belakang rumah warga jebol dan tertimpa longsoran tanah karena posisinya yang berada di atas rumah warga.

Menurutnya, longsor yang terjadi ini akibat hujan yang terus turun dengan intensitas lebat.

“Satu rumah warga terdampak, dinding belakangnya jebol jadi tanah longsornya masuk ke rumah sampai ke jalan raya. Namun, alhamdulillah tidak ada korban,” kata Suaib saat mengunjungi rumah warga tersebut.

Ia pun mengimbau agar masyarakat di kawasan rawan longsor ini tidak menetap tinggal di rumah. Hal ini mengantisipasi adanya longsor susulan karena curah hujan yang masih tinggi.

“Jangan dulu tinggal di sini, kalaupun tetap beraktivitas bisa dilakukan siang hari tapi lihat kondisi. Tapi upayakan tidak bermalam dulu karena dilihat kondisi tanahnya masih rawan longsor,” ujar mantan Kadis PUPR ini.

Sementara itu, Kepala Seksi Penyediaan Sarana Air Bersih, Sanitasi dan Penyehatan Lingkungan Dinas PUPR Kab Luwu Utara, Sardin mengatakan, selain curah hujan tinggi, longsor juga terjadi akibat adanya saluran buntu di atas ketinggian yang mengakibatkan air meluap.

Sardin menjelaskan, karena intensitas hujan yang tinggi, hasil tinjauannya juga ada saluran buntu sehingga air meluap ke daerah setempat.

“Tapi kan sebelumnya teman-teman di pemerintah sudah memberikan penjelasan kepada warga setempat kalau di daerah situ memang tidak bisa ada pembagunan karena rawan longsor, tapi warga bilang tidak ada pilihan lain untuk membangun,” ungkap Sardin saat dikonfirmasi melalui telepon seluler.

Sardin menambahkan, pemerintah sebelumnya sudah menegaskan tidak ada pembangunan di bawah tebing pendakian jalur menuju kantor daerah Kabupaten Luwu Utara. Salah satu pertimbangan kondisi tanah yang labil. Meski demikian, tetap padat oleh pembangunan.

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR13 Juni 2026 22:39
Janji Kampanye Appi Terbukti, Petepete Laut Kini Layani Warga Kepulauan Secara Gratis
MAKASSAR, DATAKITA.CO — Warga kepulauan di Kecamatan Sangkarrang, Kota Makassar kini mulai merasakan hadirnya layanan transportasi laut secara grati...
DAERAH13 Juni 2026 14:55
Bupati Gowa Tegaskan Retail Modern Wajib Libatkan UMKM Lokal dan Patuhi Perizinan
GOWA, DATAKITA.CO – Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang menegaskan seluruh retail modern yang beroperasi di Kabupaten Gowa wajib memberikan rua...
MAKASSAR13 Juni 2026 14:47
Walikota Makassar Buka dan Meriahkan Turnamen Padel Purna Praja Sulsel
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, secara resmi membuka Turnamen Padel Ikatan Keluarga Besar Ikatan Keluarga Alumni Pendi...
BERITA13 Juni 2026 10:29
Bupati Sinjai Lepas Petugas Sensus Ekonomi 2026, Dorong Pendataan Berkualitas
SINJAI, DATAKITA.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai menandai dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan pencanangan sekaligus pele...