Logo Datakita.co

Trend Appi-Rahman Naik Drastis, Erwin Aksa: Mayoritas Warga Makassar Inginkan Pemimpin Baru

Aditya
Aditya

Minggu, 22 November 2020 00:23

Erwin Aksa beberkan elektabilitas Appi-Rahman yang sudah melampau Danny-Fatma (Adama).
Erwin Aksa beberkan elektabilitas Appi-Rahman yang sudah melampau Danny-Fatma (Adama).

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Ketua Tim Pemenangan Appi-Rahman, Erwin Aksa angkat bicara terkait tren elektabilitas empat kandidat Pilwalkot Makassar 2020 yang dirilis sejumlah lembaga riset selama tiga bulan terakhir.

Erwin yang telah malang melintang di dunia politik dimana ia pernah menjadi king maker duet Anies-Sandi di Pilkada DKI Jakarta, membaca survei tersebut lewat kacamata pengalamannya yang hampir paripurna.

“Pengalaman saya di Pilkada sebelumnya, kalau tren paslon sudah naik, bakal naik terus. Kalau sudah turun, biasanya turun terus dan susah untuk didongkrak,” terang Erwin di Warkop Sija Sawerigading, Makassar, Sabtu (21/11/2020) malam.

Dari September hingga pekan pertama November 2020 ini, ditemukan fakta dari tiga lembaga survei (SMRC, CRC, dan SSI) bahwa pasangan nomor urut 1 Danny-Fatma mengalami kemerosotan elektabilitas hingga 3% atau dari 41,9% merosot ke 38,5%.

Sementara rival terberatnya, Appi-Rahman di waktu dan lembaga survei yang sama menunjukan tren elektabilitas yang melejit hingga menyentuh angka 13% atau dari 17,8% meroket ke 30%.

Sedangkan jumlah swing voters cukup tinggi. Terbaru dari Lembaga Script Survei Indonesia (SSI) yang melakukan survei pada 1-8 November 2020 menyatakan swing voters mencapai 30,98%. Dari hasil bisa dilihat bahwa meski calon petahana unggul namun trennya terus menurun dari waktu ke waktu.

“Lebih dari 60 persen ingin ada pemimpin baru. Angka itu semakin menguat bahkan bertambah. Karena dari pemimpin sebelumnya tidak sesuai harapan mereka. Trend Appi naik ekponensial. Danny turun, karena masyarakat mulai sadar banyak kerjanya yang mangkrak, banyak korupsi, kebohongan publik dan sebagainya,” tegas Erwin.

Erwin Aksa menambahkan jika lembaga survei internal tim Appi-Rahman yang berasal dari Jakarta terus melakukan survei tiap pekannya, dan hasilnya sangat menggembirakan, dan pekan lalu sudah crossing dengan kandidat nomor satu.

Crossing artinya angka elektabilitas Appi-Rahman yang tadinya di bawah sudah melampaui angka elektabilitas Adama yang semula tinggi namun turun terus.

“Alhamdulillah, Ini menggembirakan hasil yang diraih Appi-Rahman dengan kerja-kerja Tim yang kian massif serta dukungan warga Makassar. Lembaga survei yang bekerja tiap pekannya melaporkan jika survei Appi-Rahman sudah melampaui paslon yang selama ini disebut-sebut unggul (Adama),” jelas Erwin Aksa.

Oleh karena itu, lanjut Erwin, Makassar harus dipimpin oleh pemimpin yang mau mendengar aspirasi masyarakat, punya visi jelas dan matang.

“Makassar harus keluar dari problem Covid 19. Itu dulu yang utama. Makassar harus dipimpin oleh orang yang mau mendengar aspirasi masyarakat. Kita harus benar-benar down to earth. Sehingga saya terpanggil karena ingin pemimpin yang tidak keras kepala,” pungkasnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

OTOMOTIF05 Desember 2020 18:48
Agenda Akhir Tahun, BOC Bakal Deklarasi Hingga Gelar Baksos
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Benelli Owner Celebes (BOC) kembali melakukan agenda rutin yang selama ini tertunda akibat adanya pandemi Covid-19. Renc...
BERITA05 Desember 2020 14:52
Sejumlah Pejabat Kemensos Kena OTT KPK, Ini Kasusnya
JAKARTA, DATAKITA.CO – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan pemeriksaan te...
POLITIK05 Desember 2020 14:05
Disambut Rekan Seperjuangan Appi-Rahman, Mus: Saya tidak Dendam, Kita Balas di TPS Coblos No 2
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Muharram Madjid alias Mus (48) tim sukses Appi-Rahman korban penikaman oleh pendukung salah satu paslon akhirnya kembali...
POLITIK05 Desember 2020 13:56
Antisipasi Money Politic dan Kecurangan, Theofillus Kerahkan Tim Jaga Kampung
TANA TORAJA, DATAKITA.CO – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tana Toraja telah memasuki tahapan masa tenang. Calon Bupati Tana Toraja, Theofillu...