Logo Datakita.co

Tingatkan Fungsi Rumah Tunggu Kelahiran Guna Tekan Angka Kematian Ibu

Fadli
Fadli

Jumat, 01 Oktober 2021 19:25

Tingatkan Fungsi Rumah Tunggu Kelahiran Guna Tekan Angka Kematian Ibu

GOWA, DATAKITA.CO – Pemerintah Kabupaten Gowa terus melakukan upaya dalam rangka meningkatkan fungsi pelayanan Rumah Tunggu Kelahiran (RTK) yang ada.

Hal ini dilakukan dengan menggandeng Lembaga Jaringan Aspirasi Pelayanan (Jas Publik) Gowa dengan Lembaga Perwakilan Mitra Pembangunan. Antara lain Yayasan Dompet Dhuafa Republika, PT Indofood Sukses Makmur dan Forus CSR Kesos Sulsel.

Hal ini diungkapkan Kepala Bagian Kerjasama Setkab Gowa, Emy Pratiwi usai melakukan audiens secara virtual di Peace Room A’Kio, Kantor Bupati Gowa, Jumat (1/10/2021).

Ia mengungkapkan, maksud dan perjanjian kerjasama ini adalah untuk meningkatkan fungsi kehadiran RTK sebagai tempat perlindungan (shelter) antara rujukan menuju Fasilitas Kesehatan bagi ibu hamil dan ibu hamil Berisiko Tinggi (RISTI) di Kabupaten Gowa.

Dengan kerjasama yang dilakukan nantinya kehadiran RTK ini akan menjadi Rumah Tunggu Kelahiran Plus (RTK+) melalui kegiatan-kegiatan edukatif, promotif, dan preventif.

“Alhamdulillah kita bersyukur karena Pemkab Gowa mendapatkan manfaat dari kerjasama ini. Ini dilakukan karena masih tingginya angka kematian ibu dan bayi sehingga dengan pertimbangan itu dibuatkanlah cara untuk mengurangi angka kematian itu dengan meningkatkan fungsi RTK melalui edukasi, pembinaan dan lainnya,” ungkapnya.

Kabag Kerjasama Setkab Gowa ini mengaku, saat ini Pemkab Gowa memang telah memiliki RTK namun melalui kerjasama dengan berbagai pihak tersebut diharapkan mampu meningkatkan fungsi dan kegunaannya bagi ibu khususnya yang memiliki akses sulit.

Sementara Pj Sekda Gowa, Kamsina mengaku bersyukur atas kerjasama tersebut, menurutnya peningkatan fungsi RTK di Gowa ini memang sangat dibutuhkan dalam pemberian edukasi kepada ibu hamil, ibu nifas,bayi lahir serta mencegah terjadinya keterlambatan penanganan kegawatdaruratan.

“Kami sangat berterimakasih atas kerjasama ini, karena pemerintah membutuhkan keterlibatan seluruh pihak seperti pihak swasta dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat seperti yang kita lakukan hari ini,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, ia meminta agar SKPD terkait bisa memastikan kerjasama tersebut berjalan dengan baik dengan aktif melakukan koordinasi ke pihak-pihak yang dilakukan kerjasama.

“Mohon Kadis Kesehatan, Kabag Kerjasama dan mungkin bisa melibatkan Dinas PPPA mengawal kerjasama ini insyaallah dalam waktu dekat kita lakukan penandatanganan,” jelasnya.

Salah satu mitra kerjasama, Pimpinan Kesehatan Dompet Duafa Sulsel, Asdinullah mengaku pihaknya akan terlibat dalam mendukung program kegiatan di RTK melalui biaya operasional sesuai dana yang tercantum dalam Rancangan Anggaran Biaya.

“Kita berharap program ini bisa berjalan dengan baik dan kami akan tersu memberikan dukungan pembiayaan terkait peningkatan fungsi RTK ini,” jelasnya.

Audiens ini turut diikuti Kepala Dinas Kesehatan, Lembaga Just Publik, Ketua Forum CSR Kesos Sulsel, Dompet Duafa, Policy Helaty Plus, dan secara virtual oleh PT Indofoot, USAID, dan Policy Helaty Plus.

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR23 Oktober 2021 11:49
Diluncurkan November, Danny Ingin Bangun 5.000 Lorong Wisata
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar akan meluncurkan lorong wisata di Kecamatan Ujung Pandang pada November mendatang. Hal itu...
MAKASSAR23 Oktober 2021 10:37
THM di Makassar Terancam Ditutup karena Langgar PPKM hingga 3 Kali
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Karena sudah melanggar aturan PPKM lebih dari tiga kali, Pemkot Makassar mengancam mencabut usaha sebuah tempat hiburan ...
MAKASSAR23 Oktober 2021 09:49
Pencairan Insentif Nakes Sudah Mulai Masuk, Usulan TPP Menyusul
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar terus menggenjot pencairan insentif tenaga kesehatan (nakes). Pelaksana tugas Kepala ...
MAKASSAR23 Oktober 2021 08:12
Anggota DPRD Dukung Pemkot Makassar Gunakan GeNose Saat PTM
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tetap akan menggunakan GeNose untuk mendeteksi Covid-19. Meski sejumlah daerah sudah mengh...