Logo Datakita.co

Tim Gabungan Akan Jaga Ketat Pintu Keluar Masuk Makassar

Aditya
Aditya

Rabu, 08 Juli 2020 20:11

Aparat Kepolisian melakukan pemeriksaan kendaraan yang melitas di perbatasan Gowa-Makassar, belum lama ini.
Aparat Kepolisian melakukan pemeriksaan kendaraan yang melitas di perbatasan Gowa-Makassar, belum lama ini.

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Sosialisasi dan uji coba pembatasan keluar-masuk orang masuk kota Makassar akan berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis (9/7/2020)

Pembatasan keluar-masuk orang merupakan bagian dari penerapan Perwali Nomor 36 Tahun 2020 tentang Percepatan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang baru saja disahkan pihak Pemkot Makassar.

Implementasi perwali tersebut mulai berlaku resmi pada Minggu 12 Juli 2020. Dalam sosialisasi itu nantinya para pengendara yang hendak melintas di sembilan pintu keluar dan masuk kota Makassar akan diberikan pemahaman tentang kewajiban membawa Surat Keterangan (Suket) bebas Covid-19.

Kepala Dishub Kota Makassar, Mario Said mengatakan pihaknya telah menyiapkan personelnya hingga 300 orang untuk berjaga di setiap perbatasan.

“Mungkin sampai 300-an, ini kan kita juga liat tugas-tugas lain, nanti kita sesuaikan dengan berapa posko yang membutuhkan personel,” Kata Mario, Rabu (8/7/2020).

Lanjut Mario, pihaknya melalui gugus tugas belum memberlakukan sanksi berupa larangan masuk atau keluar bagi pengendara yang belum mendapat Suket Covid-19.

“Ini baru sosialisasi jadi belum ada larangan. Tapi kita sampaikan agar nanti hari Minggu itu sudah dilakukan penerapan. Kita juga atur nanti jumlah porsonel yang ada, pemeriksaan kan 24 jam belum lagi pelaksanaan tugas yang lain jadi kita cover, kita akan atur anggota sedemikian rupa,” tambahnya.

Adapun masalah tekhnisnya nanti, akan dikoordinasikan lagi dengan pihak terkait termasuk pihak kepolisian. Apalagi ada potensi terjadinya kemacetan atau penumpukan kendaraan di perbatasan.

Penjagaan termasuk, jalan-jalan tikus yang bisa saja dipakai pengendara roda dua (motor) untuk lolos dari pemeriksaan Tim Gugus Covid-19 Makassar.

“Itu coba diatur dengan kepolisian, yang pasti macetlah, kemarin saja pemeriksaan suhu di atas mobil macet di atas motor macet, apalagi kita akan memeriksa dokumen-dokumen pasti macet kita coba cari strategi,” ungkapnya.

Koordinasi dengan pemerintah Kabupaten Gowa dan Maros sebagai kabupaten yang berbatasan langsung dengan Makassar disebut Mario telah dilakukan demi kelancaran penerapan perwali yang baru ini.

“Kalau saya tidak salah sudah dilakukan komunikasi. Sosialisasinya harus intens, sebenarnya wacana ini banyak orang daerah bertanya-tanya kapan berlakukan, berarti informasi itu sudah sampaikan saja ke daerah, pemberlakuan belum, siap2 saja. Yah jadi sosialisasinya harus massif,” tutupnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

OLAHRAGA24 November 2020 17:20
Jelang Dynamo Kiev vs Barcelona: Barca Tetap Menakutkan Tanpa Messi
JAKARTA, DATAKITA.CO – Barcelona akan menghadapi Dynamo Kiev tanpa Lionel Messi pada laga Liga Champions Rabu (25/11/2020) dini hari nanti di St...
POLITIK24 November 2020 15:06
Jelang Debat, Legislator PPP Yakin Appi-Rahman Unggul
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Legislator PPP, Rachmat Taqwa Quraisy optimis pasangan calon Munafri Arifuddin-Abd Rahman Bando (Appi-Rahman) akan unggu...
MAKASSAR24 November 2020 14:56
Hafal Qur’an 30 Juz, Santri Ustadz Ije Lolos Masuk Kepolisian
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Muhammad Dzulfikar, salah seorang santri alumni dari Pondok Pesantren Darul Aman Gombara, Kota Makassar, berhasil lolos ...
Legislatif24 November 2020 14:37
Apiaty Amin Syam Minta Peran Warga Sosialisasikan Penyelenggaran Pendidikan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Apiaty K Amin Syam kembali melakukan tatap muka dengan konstituennya. Agendanya, mensosialis...