Logo Datakita.co

Serapan Anggaran Sejumlah OPD Pemkot Makassar Masih di Bawah 50 Persen, Kasrudi: Harus Digenjot

Fadli
Fadli

Kamis, 21 Oktober 2021 12:12

Anggota DPRD Makassar, Kasrudi
Anggota DPRD Makassar, Kasrudi

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Realisasi program sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Kota Makassar hingga di triwulan ketiga belum mencapai 50 persen.

Serapan anggaran OPD yang masih minum itu seperti Dinas Perpustakaan (20,45 persen), Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (18,38 persen), Bagian Tata Pemerintahan (16,21 persen), Dinas Pekerjaan Umum (14,13 persen) dan Bagian Kerja Sama (13,01 persen).

Kondisi ini mendapat tanggapan dari Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Makassar, Helmy Budiman.

Menurut Helmy Budiman, minimnya realisasi program dari sejumlah OPD disebabkan pendapatan yang tidak maksimal akibat pandemi Covid-19.

Dari segi penyerapan anggaran, masih ada Rp 2,57 triliun yang belum terserap dari pagu Rp4,52 triliun. Anggaran yang terserap baru Rp1,95 triliun.

“Tapi kita usahakan belanja yang sifatnya langsung ke masyarakat kita tingkatkan supaya diselenggarakan cepat. Kalau terlalu lama ditahan masyarakat juga rugi,” kata Helmy, Rabu (20/10/2021).

Dia berharap realisasi program dari OPD tersebut bisa terus dipacu hingga akhir tahun anggaran 2021 agar program di tahun 2022 mendatang bisa difokuskan dalam pemulihan ekonomi.

“Kalau di perubahan sudah jalan 70-80 persen. Tahun depan sudah bisa maksimal betul karena sudah masuk ke dalam pemulihan ekonomi, bukan lagi di penanganan kesehatan,” jelasnya.

Sementara itu Anggota Komisi A DPRD Makassar, Kasrudi memberi atensi agar pemerintah kota harus menggenjot program. Utamanya yang berkaitan dengan proyek pengerjaan fisik.

Terlebih lagi saat ini sudah memasuki triwulan keempat, dikhawatirkan, anggaran yang tidak terserap bakal menjadi sisa lebih pembiayaan anggaran (silpa).

“Pekerja fisik cukup berpengaruh. Di awal triwulan empat ini harus digenjot. Jangan sampai jadi silpa lagi,” kata Kasrudi.

Kasrudi menilai, minimnya koordinasi antar OPD juga menjadi salah satu sebab banyak program yang belum berjalan.

“Misalnya lelang belum selesai. Paling tidak komunikasi perlu ditingkatkan sehingga pekerjaan itu bisa maksimal,” tambahnya.

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR29 Juni 2026 10:06
Trans Sulsel Catat 1,15 Juta Penumpang dalam Setahun, Pengguna Transportasi Publik Terus Bertambah
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Transportasi publik Andalan Trans Sulsel mencatat capaian positif sejak pengelolaannya diambil alih Pemerintah Provinsi ...
BERITA28 Juni 2026 21:58
Presiden Prabowo Percepat Transformasi BUMN dan Perkuat Riset Nasional
JAKARTA, DATAKITA.CO – Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya penguatan riset dan inovasi serta transformasi Badan Usaha Milik Negara (...
MAKASSAR28 Juni 2026 21:34
Lantik Dewan Kesenian Makassar, Appi Akan Bangun Gedung Pertunjukan Seni
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar, Munafri Arifuddin melantik Pengurus Dewan Kesenian Makassar (DKM) Periode 2026–2031 di Mall Phinisi Poi...
EKOBIS28 Juni 2026 15:45
Bank Sulselbar Raih Dua Penghargaan Bergengsi pada Ajang 23rd Banking Customer Experience 2026
JAKARTA, DATAKITA.CO – Bank Sulselbar kembali menorehkan prestasi pada ajang 23rd Banking Customer Experience 2026 yang diselenggarakan oleh Inf...