Logo Datakita.co

Pengangkatan PPPK Jadi Sorotan, Honorer R2/R3 Temui Komisi A DPRD Makassar

Aditya
Aditya

Kamis, 15 Mei 2025 23:18

Pengangkatan PPPK Jadi Sorotan, Honorer R2/R3 Temui Komisi A DPRD Makassar

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Ribuan tenaga honorer kategori R2 dan R3 di Kota Makassar kembali menyuarakan kegelisahan mereka terkait nasib kepegawaian yang belum pasti. Sebanyak 3.217 honorer yang tergabung dalam Aliansi Honorer R2/R3 Kota Makassar mendatangi Kantor DPRD Makassar, Kamis (15/5/2025), guna menyampaikan aspirasi mereka kepada Komisi A.

Ketua Aliansi, Sukri Zulkarnain atau yang akrab disapa Uky, memaparkan tiga tuntutan utama dalam audiensi tersebut. Pertama, pihaknya meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar segera menetapkan seluruh tenaga non-ASN kategori R2 dan R3 yang telah mengikuti tahapan seleksi PPPK Tahap I Tahun Anggaran 2024, untuk diangkat menjadi PPPK penuh waktu paling lambat 31 Oktober 2025, tanpa menunggu seleksi tahap selanjutnya.

“Kami hanya ingin kepastian status bagi teman-teman yang sudah lama mengabdi. Jangan biarkan mereka terus digantung,” tegas Uky.

Kedua, aliansi mendesak agar Pemkot segera membuka formasi khusus bagi peserta seleksi tahap pertama guna memastikan proses pengangkatan dapat dilaksanakan sesuai tenggat waktu.

Sementara tuntutan ketiga adalah percepatan proses pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH) bagi para honorer yang telah mengikuti seleksi, tanpa harus menunggu seleksi tahap kedua.

Menurut Uky, para honorer menolak status paruh waktu (part-time) yang dinilai tidak memberikan kepastian hukum maupun kesejahteraan. “Kalau hanya pegawai kontrak paruh waktu, itu tidak lebih dari penggantian nama. Kami butuh status yang jelas sebagai PPPK penuh waktu,” ujarnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua Komisi A DPRD Makassar, Andi Pahlevi, menyatakan komitmennya untuk mengawal dan menindaklanjuti permintaan para honorer. “Kami terima aspirasi ini dan akan mencari solusi terbaik. Intinya mereka ingin kepastian status,” ungkap Pahlevi.

Hal senada disampaikan anggota Komisi A, Tri Zulkarnain, yang mengatakan bahwa pihaknya segera mengagendakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan BKPSDMD dan instansi terkait.

“BKD memang menyatakan masih menunggu arahan dari pusat. Tapi kami akan tetap mendorong agar proses ini dipilah secara jelas — mana data honorer yang sah, dan mana yang tidak layak ikut PPPK,” jelas Tri.

Ia juga menyoroti minimnya transparansi data dari SKPD terkait jumlah honorer dan PPPK secara keseluruhan. Komisi A menilai hal ini bisa membuka celah munculnya data ‘siluman’ yang selama ini menjadi sorotan dalam proses rekrutmen ASN.

DPRD Makassar menegaskan komitmennya untuk memastikan proses pengangkatan honorer berlangsung adil, terbuka, dan tidak merugikan pihak yang telah mengabdi puluhan tahun di sektor pelayanan publik.

 Komentar

 Terbaru

POLITIK08 Maret 2026 23:39
Golkar Sulsel Siap Gelar Musda Akhir Maret, Muhidin: Tergantung Pak Ketum
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pelaksana Tugas Ketua DPD I Golkar Sulsel, Muhidin Said menyatakan sudah siap untuk menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ...
MAKASSAR08 Maret 2026 22:19
Solusi Banjir Manggala, Dinas PU Makassar Perbesar Box Culvert dan Benahi Drainase
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Langkah konkret Walikota Makassar, Munafri Arifuddin untuk penanganan banjir di Kecamatan Manggala khusus di Blok 8 dan Blok...
MAKASSAR08 Maret 2026 21:13
Safari Ramadan Pemkot Makassar, Munafri Serahkan Paket Pangan untuk Jamaah di Untia
MAKASSAR, DATAKITA.CO — Walikota Makassar, Munafri Arifuddin kembali melanjutkan rangkaian road show kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Kota Makassa...
DAERAH08 Maret 2026 11:53
Kepala BPOM RI Kukuhkan Loka BPOM Bone, Gubernur Dorong Penguatan Pengawasan Produk
BONE, DATAKITA.CO – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menghadiri pengukuhan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Loka Pengawas Obat dan ...