Logo Datakita.co

Pembangunan 400 Huntara untuk Korban Banjir Luwu Utara Ditarget Selesai Dalam Sebulan

Fadli
Fadli

Kamis, 23 Juli 2020 22:34

Pembangunan hunian sementara (huntara) yang diperuntukan bagi korban banjir bandang di Luwu Utara. Ditargetkan 400 huntara selesai dibangun dalam sebulan.
Pembangunan hunian sementara (huntara) yang diperuntukan bagi korban banjir bandang di Luwu Utara. Ditargetkan 400 huntara selesai dibangun dalam sebulan.

LUWU UTARA, DATAKITA.CO – Pemprov Sulawesi Selatan bersama Pemkab Luwu Utara serta TNI dan Polri terus berkolaborasi dalam mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) bagi para pengungsi korban bencana banjir bandang Luwu Utara.

Hingga saat ini pembangunan huntara di Panampung, Desa Radda, Kecamatan Baebunta, dan juga di Masamba terus dilakukan.

Hal ini juga sekaligus menjawab keinginan Bupati Lutra, Indah Putri Indriani agar pembangunan Huntara dipercepat.

Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah sejak awal menegaskan tidak akan membiarkan korban banjir bandang tidur dan hidup dibawah tenda terpal sehingga telah diinstruksikan untuk membangun huntara.

“Sejak awal saya sudah tegaskan, pemerintah tidak akan membiarkan rakyat di sana tidur dan hidup dibawah tenda terpal. Nanti akan muncul masalah baru, penyakit kalau mereka tetap hidup di bawah tenda,” kata gubernur saat meninjau lokasi beberapa waktu yang lalu.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPRKP2) Kabupaten Luwu Utara Syamsul Syair mengaku pembangunan huntara oleh aparat TNI, Polri telah dimulai di wilayah Panampung Desa Radda, Kecamatan Baebunta, Luwu Utara.

“Aparat TNI, Polri telah mulai membangun pondasi huntara di wilayah Panampung Desa Radda Lecamatan Baebunta, Luwu Utara. Ada 400 huntara yang akan dibangun, tidak hanya di Baebunta, tetapi juga ada di Masamba,” kata Syamsul.

Ia menyebutkan pembangunan huntara ini akan selesai selama satu bulan.

“Berdasarkan informasi, pembangunan huntara ditargetkan akan selesai atau rampung selama satu bulan,” tuturnya.

Diketahui bencana banjir bandang terjadi di lima kecamatan di Kabupaten Lutra pada Senin malam (13/7/2020) lalu. Kelima kecamatan itu adalah Kecamatan Masamba, Baebunta, Baebunta Selatan, Malangke, dan Malangke Barat. (*)

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR13 Januari 2026 18:59
Walikota Makassar Paparkan Strategi Hadapi Banjir, Air Bersih, dan Sanitasi di Hadapan WRI–RISE Indonesia
MAKASSAR, DATAKITA.CO — Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, memaparkan berbagai program unggulan Pemerintah Kota Makassar dalam menghadapi persoal...
DAERAH13 Januari 2026 18:41
Pemkab Gowa Dukung Komitmen Presiden Prabowo Hapus Kemiskinan Ekstrem
GOWA, DATAKITA.CO – Pemerintah Kabupaten Gowa menyatakan dukungan penuh terhadap komitmen Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam m...
MAKASSAR13 Januari 2026 12:13
Wamenkes Kunjungi Makassar, Tinjau Inovasi “Hantu Mesra” untuk Perkuat Pemberantasan TBC
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Republik Indonesia, dr. Benyamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR, melakukan kunjungan kerja...
MAKASSAR13 Januari 2026 09:59
Dirut BPJS Apresiasi Pemkot Makassar Berjasa, JHT Pekerja Rentan Jadi Inspirasi Nasional
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Upaya Pemerintah Kota Makassar, dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan menunjukkan hasil signifikan. H...