Logo Datakita.co

Pedagang Depan Masjid Syuhada Lutra Akan Ditertibkan

Fadli
Fadli

Kamis, 04 Maret 2021 12:52

Wakil Bupati Luwu Utara, Suaib Mansur (kiri) saat memimpin Rakor di Command Center.
Wakil Bupati Luwu Utara, Suaib Mansur (kiri) saat memimpin Rakor di Command Center.

LUWU UTARA, DATAKITA.CO – Pemerintah Kabupaten Luwu Utara terus melakukan upaya percepatan pemulihan atau recovery pascabanjir bandang 13 Juli 2020 lalu.

Wakil Bupati Luwu Utara Suaib Mansur mengatakan, saat ini pemerintah fokus membuat penataan di dalam kota. Salah satunya akan menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang mulai menjamur di sepanjang Jalan Ahmad Yani dan Sultan Hasanuddin, tepatnya di depan Masjid Syuhada.

Suaib menegaskan, pedagang kaki lima ini harus ditertibkan karena jalur tersebut merupakan jalan Trans Sulawesi. Selain dinilai merusak tatanan kota, dalam recovery ini lokasi tersebut rencananya akan dilakukan peninggian badan jalan oleh Balai Jalan.

“Penataan di dalam kota ini adalah kelanjutan dari proses recovery pascabanjir, salah satu rencana kita akan tertibkan pedagang kaki lima. Tentu di satu sisi kita mau tertibkan, di sisi lain kita harus siapkan tempatnya jadi ada solusi,” kata Suaib dalam rapat koordinasi yang dipimpinnya di Ruang Command Center, Rabu (3/3/2021).

Saat ini, lanjut Suaib, Pemda menyiapkan alternatif Taman Kota untuk relokasi pedagang kaki lima. Taman kota sendiri dinilai mampu menampung seluruh pedagang yang akan direlokasi.

“Untuk sementara tim akan meninjau taman kota, sejauh ini taman kota belum termanfaatkan setelah banjir. Tim akan tinjau dulu lahannya seperti apa, karena kita tidak bisa juga menutup jualan mereka sebab itu sumber pendapatan mereka, kalau sudah cocok baru dipindahkan,” tandas Suaib.

Sementara Wakasat Pol PP Luwu Utara, Syamsu Alam mengaku siap menertibkan pedagang kaki lima jika upaya persuasif maupun teguran yang dilakukan tidak diindahkan.

“Sebagai penegak perda kita siap tertibkan, personel juga lengkap. Kita tunggu saja kalau lahannya sudah siap untuk dipindahkan lantas pedagang masih menolak terpaksa kita bergerak,” kata Syamsu usai mengikuti rapat koordinasi.

Diketahui, pedagang kaki lima ini mulai menjamur pascabanjir bandang. Saat ini ada sekira 30 pedagang ikan dan sayur memenuhi bahu jalan, sementara pedagang lainnya berada dalam kawasan yang sama di depan kantor Perpustakaan Luwu Utara.

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR13 Juni 2026 22:39
Janji Kampanye Appi Terbukti, Petepete Laut Kini Layani Warga Kepulauan Secara Gratis
MAKASSAR, DATAKITA.CO — Warga kepulauan di Kecamatan Sangkarrang, Kota Makassar kini mulai merasakan hadirnya layanan transportasi laut secara grati...
DAERAH13 Juni 2026 14:55
Bupati Gowa Tegaskan Retail Modern Wajib Libatkan UMKM Lokal dan Patuhi Perizinan
GOWA, DATAKITA.CO – Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang menegaskan seluruh retail modern yang beroperasi di Kabupaten Gowa wajib memberikan rua...
MAKASSAR13 Juni 2026 14:47
Walikota Makassar Buka dan Meriahkan Turnamen Padel Purna Praja Sulsel
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, secara resmi membuka Turnamen Padel Ikatan Keluarga Besar Ikatan Keluarga Alumni Pendi...
BERITA13 Juni 2026 10:29
Bupati Sinjai Lepas Petugas Sensus Ekonomi 2026, Dorong Pendataan Berkualitas
SINJAI, DATAKITA.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai menandai dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan pencanangan sekaligus pele...