MAKASSAR, DATAKITA.CO – Musyawarah Daerah (DPD) ke-IX AMPI Sulsel yang berlangsung pada 9 sampai 10 Oktober 2022 masih saja menyisakan para polemik. Sorotan mengarah pada Ketua Bidang Organisasi DPP, Gideon yang menyatakan Musda tidak sah karena tidak dihadiri DPP.

Ketua DPD II AMPI Wajo, Nurlim Reski turut berkomentar. Ia menyebut apa yang disampaikan Gideon tidak benar. DPP keluar dari arena Musda lantaran kandidat pilihannya tidak terpilih.
“DPP AMPI itu meninggalkan ruangan karena tidak berhasil memaksa semua peserta untuk mengikuti skenario untuk memilih kandidat Bakal Calon Ketua yang diinginkan oleh DPP,” ucapnya.
Baca Juga :
“Dan kalau ada peserta meninggalkan arena musda biasaji itu, itu hak DPP sebagai peserta. Lagipula peserta tetap quorum sehingga musda dilanjutkan dan menetapkan Andi Nurhaldin secara aklamasi,” sambung Nurlim.
Seperti diketahui, DPP AMPI secara terang-terangan menyampaikan bahwa DPP AMPI telah mengambil keputusan. Ialah untuk mendukung Muh Natsir sebagai Ketua DPD AMPI Sulsel berikutnya.
Adapun Nurlim menambahkan jika Andi Nurhaldin terpilih sesuai prosedur aturan organisasi dalam forum Musda yang sah dan legal. Sehingga, ia menganggap tidak patut lagi dipertanyakan.
“Tidak ada hubungannya antara DPP AMPI meninggalkan ruangan terus dianggap deadlock na nda adaji kejadian apa-apa masa langsung deadlock,” jelasnya.
“Yang ada DPP mau memaksakan kehendak memaksa sidang harus musyawarah mufakat untuk mendukung Muh Natsir yang tidak memenuhi syarat pencalonan. Ialah memiliki minimal 7 rekomendasi dari pemegang suara dan hal itu tidak mau diikuti oleh seluruh peserta Musda,” tutup Nurlim. (*)








Komentar