Logo Datakita.co

Kasus Covid Masih Tinggi, Luwu Utara Perpanjang PPKM Level 3

Fadli
Fadli

Senin, 02 Agustus 2021 18:59

Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani.
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani.

LUWU UTARA, DATAKITA.CO – Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani memperpanjang penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 di Kabupaten Luwu Utara sampai tanggal 9 Agustus 2021 mendatang.

Perpanjangan masa PPKM level 3 diambil dengan pertimbangan masih tingginya jumlah kasus harian COVID-19 di daerah berjuluk La Maranginang tersebut.

“Laporan Dinas Kesehatan per hari ini, ada 66 kasus aktif yang tersebar di 80% kecamatan yang membuat pemerintah masih memperpanjang PPKM level 3 hingga seminggu ke depan sampai 9 Agustus 2021 dengan beberapa penyesuaian,” kata Indah Putri Indriani, saat memimpin Rapat Evaluasi PPKM, di Ruang Command Center Kantor Bupati Luwu Utara, Senin (2/8/2021).

Rapat dihadiri seluruh perangkat daerah terkait dan diikuti para camat secara virtual. Selain memperpanjang PPKM level 3, ada beberapa penyesuaian yang dilakukan Pemda, di antaranya memperketat protokol kesehatan 5M di tempat-tempat fasilitas publik, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumuman, serta mengurangi mobilitas.

Untuk mengakselerasi pengendalian kasus COVID-19, Indah berharap Dinas Kesehatan segera membentuk tiga Tim Pengendalian COVID-19. Tiga tim itu, sebut Indah, adalah Tim Promosi Kesehatanyang bertugas memasifkan sosialisasi protokol kesehatan 5M sampai ke tingkat desa, Tim Penanganan COVID-19 3T (testing, tracing and treatment), serta Tim Vaksinisasi.

Terkait aktivitas ekonomi, dia meminta Dinas P2KUKM segera melakukan penyesuaian aktivitas ekonomi masyarakat, seperti pemberlakuan jam operasional rumah makan dan sejenisnya sampai pukul 19.00 WITA, dan take away sampai 21.00 WITA.

“Untuk aktivitas ekonomi masyarakat, lebih lanjut nanti akan diatur oleh Dinas P2KUKM,” tutur Indah Putri Indriani.

Aktivitas keagamaan juga mendapat penyesuaian. Meski tak ada pelarangan di rumah ibadah, tapi dia berharap penerapan prokes yang ketat.

“Untuk penanganan COVID-19 kita fokus penanganan di hulu dengan memaksimalkan relawan desa dan edukasi 5M dengan pendekatan persuasif humanis dan penyebaran informasi melalui kanal-kanal pemerintah,” sebut dia.

Terkait aktivitas pendidikan, Indah tetap menunda pembelajaran tatap muka sampai kondisi membaik, kecuali kecamatan zona hijau yang dibolehkan.

“Saya mohon dukungan kita semua untuk memperketat protokol kesehatan karena diprediksi klimaks dari COVID-19 ini adalah bulan Agustus. Jadi, sebulan ini kita harus fokus pada penanganannya,” pungkasnya.

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR30 Juni 2026 15:18
149 Personel Polrestabes Makassar Naik Pangkat, Ini Pesan Kapolrestabes
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, memimpin Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat Personel Polrestabes Mak...
MAKASSAR30 Juni 2026 10:02
Munafri Komitmen Bangkitkan Warisan Kerajaan Tallo Jadi Destinasi Wisata Budaya
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, terus menegaskan komitmennya untuk menghidupkan situs kebudayaan Kota Makassar, te...
BERITA30 Juni 2026 09:15
Pemerintah Resmi Luncurkan Logo dan Identitas Visual HUT Ke-81 Kemerdekaan RI
JAKARTA, DATAKITA.CO – Pemerintah secara resmi meluncurkan logo dan identitas visual peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republi...
MAKASSAR29 Juni 2026 21:12
Gubernur: Jalan Lingkar Unhas Masuki Tahap Betonisasi
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan progres rekonstruksi Jalan Lingkar Unhas di Kecamatan Ta...