Logo Datakita.co

Jembatan Barombong Bakal Mirip Jembatan Tenggarong, Dialokasikan Anggaran Rp300 Miliar

Fadli
Fadli

Jumat, 18 Februari 2022 10:05

Jembatan Barombong Makassar yang akan direnovasi mirip dengan Jembatan Tenggarong di Kutai Kartanegara. (int)
Jembatan Barombong Makassar yang akan direnovasi mirip dengan Jembatan Tenggarong di Kutai Kartanegara. (int)

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar mengalokasikan anggaran Jembatan Barombong sekira Rp300 miliar. Itu, upaya dalam melakukan penataan di kawasan Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate.

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar, Tajuddin Beddu mengatakan proyek jembatan tersebut desainnya mirip-mirip dengan Jembatan Tenggarong di Kutai Kartanegara.

“Pastinya kalau disetujui anggaran Rp300 miliar pakai jembatan pelengkung. Mirip-mirip di Tenggarong,” singkat Tajuddin, Kamis (17/2).

Jika tahun ini usulan itu disetujui pemerintah pusat, maka akan dilanjutkan dengan pembuatan Detail Engineering Desain (DED). Setelah itu, barulah tahun depan dikerjakan.

Terpisah, Walikota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto mengatakan proyek pembangunan Jembatan Barombong sulit dikerjakan tahun ini. Meski begitu, usulan itu sudah dimasukkan ke pemerintah pusat.

“Saya sudah usulkan ke pemerintah pusat. Harus itu, karena itu kebutuhan,” papar Danny.

Danny menilai, pembangunan infrastruktur di daerah Barombong mesti segera dibenahi. Tidak hanya jembatan, Jalan Barombong juga akan diperlebar hingga wilayah perbatasan.

Selain menghubungkan Kota Makassar dengan Kabupaten Maros dan Gowa, Barombong juga akan menjadi kawasan waterfront city. Termasuk pengembangan pusat sarana olahraga dengan hadirnya Stadion Barombong.

“Di sana itu (Barombong) macetnya kalau sore-sore cukup parah. Kasihan orang yang lalu lalang. Kalau seperti itu sama dengan menghalangi lancarnya perekonomian,” katanya.

Karena itu, dia meminta kerjasama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) dalam mendukung pengembangan kawasan Barombong.

Apalagi kata dia, Stadion Barombong merupakan otoritas pemerintah provinsi. Jika itu sudah berfungsi, maka bukan tidak mungkin akan terjadi lonjakan transportasi di kawasan tersebut.

“Jadi, fungsinya Barombong itukan bagian dari bangkitan transportasi dan menjadi beban Kota Makassar. Otoritas yang bangun itu di pemerintah provinsi,” pungkasnya.

 Komentar

 Terbaru

BERITA19 April 2026 16:31
Hadapi Ancaman El Nino, PUPR Sulbar Andalkan Galian Sedimen untuk Jaga Debit Irigasi
MAMUJU, DATAKITA.CO – Ancaman kemarau panjang yang dipicu fenomena iklim global mendorong Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provins...
MAKASSAR19 April 2026 15:58
Embarkasi Makassar Berangkatkan 43 Kloter, Kloter I Terbang ke Madinah 22 April
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) telah menetapkan jadwal lengkap penyelenggaraan haji 2026. Jemaah calon haji (JCH)...
MAKASSAR19 April 2026 08:10
Mensos Kumpulkan Kepala Daerah se-Sulsel, Pemkot Makassar Siapkan Digitalisasi Bansos
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri kegiatan silaturahmi Kementerian Sosial RI, bersama pemerintah Provinsi...
OLAHRAGA18 April 2026 23:35
Dikalahkan Borneo FC, PSM Tetap di Peringkat 13 Klasemen Super League
PAREPARE, DATAKITA.CO – PSM Makassar harus tertahan di peringkat ke-13 klasemen sementara Super League 2025/2026, setelah dikalahkan Borneo FC. ...