Logo Datakita.co

Jalanan Masih Rusak, Wabup Minta Operasional Angkutan Barang ke Seko Dikaji Ulang

Fadli
Fadli

Selasa, 10 Agustus 2021 18:27

Sebuah angkutan barang dan kendaraan roda dua sedang melewati jalan yang rusak menuju Seko (5/8).
Sebuah angkutan barang dan kendaraan roda dua sedang melewati jalan yang rusak menuju Seko (5/8).

LUWU UTARA, DATAKITA.CO – Wakil Bupati Kabupaten Luwu Utara Suaib Mansur menilai operasional kendaraan pengangkut barang menuju Seko perlu dikaji ulang.

Hal itu dikarenakan saat ini masih ada beberapa titik jalan yang kondisinya masih rusak, terlebih saat musim hujan mengakibatkan tidak lolosnya kendaraan pengangkut barang dan menghalangi pengguna jalan lainnya.

Suaib menjelaskan, pemerintah, masyarakat, dan pemilik usaha angkutan barang menuju Kecamatan Seko harus duduk bersama mencari solusi.

“Sebelum aturan kita berlakukan ajak mereka bicara dulu, tentu ada usulan alternatif yang bisa kita tempuh. Saya minta Dinas Perhubungan membentuk wadah terkait rencana pembatasan angkutan roda empat,” terang Suaib Mansur di sela-sela Sosialisasi Undang undang No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan angkutan jalan, belum lama ini.

Terkait aturan yang akan diberlakukan perlu diperhatikan apalagi barang yang disuplai adalah kebutuhan barang pokok masyarakat di Kecamatan Seko.

“Artinya di satu sisi tidak bisa kita halangi, di sisi lain ada kepentingan kita untuk menjaga pengguna jalan lain. Agar misalnya katakanlah ojek itu tetap lancar, dari pada kedunya lumpuh yah mungkin kita batasi dulu kendaraan roda empat untuk masuk kalau kondisi tidak memungkinkan. Tapi itu rembukkan dulu sambil kita bersabar untuk menantikan pembangunan jalan sampai Eno ini bisa dituntaskan oleh pemerintah kabupaten maupun pemerintah provinsi,” sambungnya.

Saat ini lanjut Suaib, pembenahan jalur menuju Seko masih terus dilakukan. Bahkan pengerasan jalan sudah sampai ke Dusun Palandoan Desa Embonatana.

“Kenapa saya sebut pemerintah kabupaten dan provinsi karena jalur dari Sabbang sampai ke Seko ada juga kewenangan kabupaten kemarin sebagian besar kita sudah intervensi,” kata Suaib Mansur.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Luwu Utara, Hakim Bukara siap menindaklanjuti instruksi. Pihaknya meminta kerjasama Camat Seko agar seluruh sopir angkutan barang dilibatkan.

“Kalau semuanya sudah berkumpul baru kita bicarakan sehingga kita bisa bentuk wadahnya karena kalau tidak bisa kumpul secara mayoritas agak susah juga, kita tunggu konfirmasi dari pak camat karena kebanyakan sopir adalah warganya,” tutur Hakim Bukara.

 Komentar

 Terbaru

PENDIDIKAN28 September 2021 15:42
UIM Makassar Jalin Kerjasama dengan Pegadaian, Majdah: Saat Ini Era Kolaborasi dan Maju Bersama
JAKARTA, DATAKITA.CO — Lawatan Rektor Universitas Islam Makassar (UIM) DR Ir Hj A Majdah M Zain MSi di Jakarta, dalam sehari telah melakukan penanda...
BERITA28 September 2021 15:17
Kapolda Nyatakan Perang Melawan Narkoba, 74,9 Kg Sabu dan 38.600 Butir Ekstasi Dimusnahkan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Polda Sulsel memusnahkan barang bukti narkoba, yang dilakukan di lapangan Mapolda Sulsel pada Selasa (28/9/2021). Pemusnahan...
DAERAH28 September 2021 14:42
Ayo Ikutan! 28 Oktober Digelar Vaksinas Gabungan Ojek Online di Gowa
GOWA, DATAKITA.CO – Pemerintah Kabupaten Gowa akan menyiapkan 1.000 dosis vaksin sebagai bentuk mendukung pelaksanaan Vaksinasi Gabungan Ojek On...
OLAHRAGA28 September 2021 12:02
Mahasiswi FK Unismuh Makassar Ikut Berlaga Cabang Catur di PON Papua
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Juwita Ardelia Sharfina, mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Unismuh Makassar menjadi salah satu atlit Kalimantan Timur caban...