Logo Datakita.co

Jadi Dekan Fakultas Kedokteran Unibos, Ini Program Marhaen Hardjo

Fadli
Fadli

Jumat, 18 Juni 2021 20:21

Dr Marhaen Hardjo MBiomed PhD. foto: istimewa
Dr Marhaen Hardjo MBiomed PhD. foto: istimewa

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Dr Marhaen Hardjo MBiomed PhD mendapatkan kepercayaan sebagai Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Bosowa (Unibos) Makassar.

Direktur Lembaga Riset Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) ini diminta langsung founder Unibos, HM Aksa Mahmud, untuk bisa menjadi Dekan Fakultas Kedokteran Unibos.

Setelah itu, pihak Yayasan Pendidikan Bosowa bersama Rektor Unibos menyurat ke Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar untuk meminta izin agar Dokter Marhaen bisa menjadi Dekan Fakultas Kedokteran Unibos dan ternyata disambut baik.

Jadilah, Ahli Stem Cell (Sel Punca) yang pernah empat tahun sebagai dokter di pusat terapi Hospital Universitas Kebangsaan Malaysia ini, resmi menjadi Dekan Fakultas Kedokteran Unibos.

Perkenalan Marhaen sebagai Dekan Fakultas Kedokteran Unibos dilakukan civitas akademi Unibos yang diwakili Wakil Rektor II Unibos Mas’ud Muhammmadiah didampingi Wakil Dekan I Fakultas Kedokteran Unibos Dr Baedah Majid pada Jumat (18/6/2021).

Marhaen yang meraih titel PhD di Okayama Universitas Jepang merupakan yunior dari Prof Syarifuddin Wahid, Dekan Fakultas Kedokteran UMI, dan merupakan anggota penyusun Standar Kompetensi Dokter Indonesia (SKDI).

Marhaen sebelumnya menjabat Direktur Rumah Sakit UIT, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UIM, dan saat mahasiswa pernah menjabat Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Kedokteran Unhas.

Marhaen menyambut amanah ini, menjadi Dekan Fakultas Kedokteran Unibos, dengan menyiapkan program peningkatan kualitas pendidikan dan lulusan Fakultas Kedokteran Unibos.

“Hal ini sesuai dengan visi misi Fakultas Kedokteran Unibos, yaitu terwujudnya Fakultas Kedokteran Unibos yang unggul, berwawasan industri, berbasis ilmu, dan teknologi kedokteran pada tahun 2023,” kata Marhaen.

Menurutnya, tujuan Fakultas Kedokteran Unibos adalah pertama menghasilkan lulusan yang unggul, cerdas, berdaya saing serta menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan etika kedokteran yang diakui di tingkat nasional.

Kedua, menghasilkan kerja sama dan institusi dan perusahaan dalam negeri pada pelaksanaan riset dan peningkatan ilmu dan teknologi kedokteran melalui teknologi informasi.

“Dan ketiga, terwujudnya program pengabdian masyarakat dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran untuk menunjang peningkatan kemandirian masyarakat di bidang kesehatan,” ujar Marhaen.

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR30 Juni 2026 15:18
149 Personel Polrestabes Makassar Naik Pangkat, Ini Pesan Kapolrestabes
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, memimpin Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat Personel Polrestabes Mak...
MAKASSAR30 Juni 2026 10:02
Munafri Komitmen Bangkitkan Warisan Kerajaan Tallo Jadi Destinasi Wisata Budaya
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, terus menegaskan komitmennya untuk menghidupkan situs kebudayaan Kota Makassar, te...
BERITA30 Juni 2026 09:15
Pemerintah Resmi Luncurkan Logo dan Identitas Visual HUT Ke-81 Kemerdekaan RI
JAKARTA, DATAKITA.CO – Pemerintah secara resmi meluncurkan logo dan identitas visual peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republi...
MAKASSAR29 Juni 2026 21:12
Gubernur: Jalan Lingkar Unhas Masuki Tahap Betonisasi
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan progres rekonstruksi Jalan Lingkar Unhas di Kecamatan Ta...