Logo Datakita.co

Hj Kartini Ajak Warga Bijak Kelola Sampah

Aditya
Aditya

Kamis, 30 September 2021 15:53

Legislator Perindo Makassar, Hj Kartini sosialisasikan Perda Pengelolaan Sampah, di Hotel Almadera, Kamis (30/9/2021).
Legislator Perindo Makassar, Hj Kartini sosialisasikan Perda Pengelolaan Sampah, di Hotel Almadera, Kamis (30/9/2021).

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Penyelesaian masalah persampahan di Kota Makassar sejak lama telah dilakukan. Berbagai metode telah dilaksanakan pemerintah namun memang belum tuntas hingga hari ini. Masyarakat diminta bijak kelola sampah.

Hal itu disampaikan Anggota DPRD Kota Makassar Hj Kartini saat menggelar sosialisasi peraturan daerah (perda) nomor 4 tahun 2011 tentang pengelolaan sampah, di Hotel Almadera, Kamis (30/9/2021).

“Upaya pengentasan masalah sampah sudah kita lakukan sudah sejak lama. Bahkan berbagai metode telah dilaksanakan namun belum ada solusi berarti menyelesaikan persoalan ini,” jelas Hj Kartini.

Kata Politisi Perindo ini, sampah terbesar yang diproduksi berasal dari rumah tangga. Sehingga, dirinya berharap dan mengajak masyarakat untuk bijak soal sampah.

“Kita ingin peserta yang hadir membantu menyebarluaskan perda ke lingkungan masing-masing. Lebih dari itu, warga harus bijak terkait pengelolaan sampah ini,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, persoalan sampah tidak hanya pemerintah tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Bahkan, dalam konteks agama bahwa kebersihan itu sebagian dari iman.

“Kalau hanya pemerintah diharap untuk mengambil peran soal sampah. Saya yakin dan percaya kota ini tidak akan bersih makanya dituntut semua kalangan mengambil peran terkait penanganan sampah,” paparnya.

Terpisah, Narasumber Kegiatan, Muchlis Madani menyampaikan, perda ini telah ada sejak 2011 lalu. Artinya, regulasi yang membahas persoalan sampah dianggap penting sebab jika tidak dikelola dengan baik akan menjadi masalah besar.

“Regulasi ini penting untuk disebarluaskan. Masyarakat harus betul-betul memahami Perda ini sehingga perlu disosialisaikan ke lingkungan masing-masing peserta,” jelas Muchlis.

Kata dia, perda ini dinilai lengkap sebagai acuan menjalankan pengelolaan sampah. Sebab, semua telah diatur mulai penjelasan terkait sampah, jenis sampah hingga sanksi diberikan bagi mereka yang melanggar.

“Saya kira ini cukup baik. Semua diatur di dalam soal pengelolaan sampah. Termasuk, tugas dan fungsi pemerintah begitu juga hal dan kewajiban masyarakat soal sampah ini,” ungkapnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR23 Oktober 2021 11:49
Diluncurkan November, Danny Ingin Bangun 5.000 Lorong Wisata
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar akan meluncurkan lorong wisata di Kecamatan Ujung Pandang pada November mendatang. Hal itu...
MAKASSAR23 Oktober 2021 10:37
THM di Makassar Terancam Ditutup karena Langgar PPKM hingga 3 Kali
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Karena sudah melanggar aturan PPKM lebih dari tiga kali, Pemkot Makassar mengancam mencabut usaha sebuah tempat hiburan ...
MAKASSAR23 Oktober 2021 09:49
Pencairan Insentif Nakes Sudah Mulai Masuk, Usulan TPP Menyusul
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar terus menggenjot pencairan insentif tenaga kesehatan (nakes). Pelaksana tugas Kepala ...
MAKASSAR23 Oktober 2021 08:12
Anggota DPRD Dukung Pemkot Makassar Gunakan GeNose Saat PTM
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tetap akan menggunakan GeNose untuk mendeteksi Covid-19. Meski sejumlah daerah sudah mengh...