Logo Datakita.co



Hindari Konten Bajakan, Dukung dan Hargai Pembuat Karya yang Asli

Aditya
Aditya

Kamis, 23 September 2021 19:41

Hindari Konten Bajakan, Dukung dan Hargai Pembuat Karya yang Asli

MANADO, DATAKITA.CO – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual di Manado, Kamis (23/9/2021).

Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema saat ini adalah “Posting Konten? Hargai Karya Orang Lain”. Kegiatan webinar yang diadakan secara gratis ini dihadiri oleh 686 peserta dari berbagai kalangan.

Empat orang narasumber tampil dalam webinar kali ini. Masing-masing yakni, Startup Ecosystem Builder, Patrice Sagay; Cameo Project, Steve Pattinama; Co Founder Pijar Manado, Maria Silangen; dan Creative Lead Satu Tampa, Leyne Sagay. Adapun moderator yaitu Artha Senna. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan 57.550 peserta.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa. Hadir berikutnya adalah Patrice Sagay sebagai pemateri pertama dengan paparan bertema “Mengenal Macam-Macam Aplikasi Percakapan, Perbedaan, dan Fitur-Fiturnya”.

Menurut Patrice, sejumlah aplikasi percakapan yang populer digunakan warganet antara lain WhatsApp, Messenger, dan Telegram dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. “Jejak digital akan berbahaya atau merugikan apabila bertentangan dengan nilai sosial, sehingga perhatikan data atau informasi yang ditinggalkan di dunia maya,” tuturnya.

Selanjutnya, Steve Pattinama menyampaikan paparan berjudul “Etika Menghargai Karya atau Konten Orang lain di Media Sosial”. Ia mengatakan, etika berinternet atau netiket merupakan adab pergaulan di dunia maya. Beberapa contohnya, menghargai hasil karya orang lain, berhati-hati dalam penyampaian data privasi, menghindari perselisihan, tidak menduplikasi atau membajak karya orang lain untuk kepentingan pribadi, dan tidak membagikan informasi yang belum valid. “Hargai karya orang lain dengan tidak menikmati hasil karya bajakan,” katanya.

Pemateri ketiga, Maria Silangen, memaparkan materi bertema “Bagaimana Memahami Kebebasan Berekspresi di Dunia Digital”. Menurut dia, pelanggaran UU ITE terus meningkat. Adapun kasus yang dominan meliputi pencemaran nama baik, ujaran kebencian, dan berita bohong atau hoaks.

Oleh karena, sebaiknya warganet membagikan konten-konten yang positif seperti yang memberikan inspirasi, menghibur, edukatif, dan informasi yang akurat. “Hindari posting atau berkomentar ketika sedang emosi,” imbuhnya.

Adapun Leyne Sagay, sebagai narasumber terakhir menyampaikan paparan berjudul “Lindungi Karya dengan Hak Cipta”. Ia mengatakan, sejumlah langkah yang dapat dilakukan sebagai bentuk perlindungan karya pribadi, antara lain menggunakan watermark dan mendaftarkannya sebagai hak kekayaan intelektual (HAKI). Sedangkan payung hukumnya dituangkan dalam UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

“Internet memang memberikan peluang untuk memperkenalkan karya, tetapi juga memberi peluang untuk menduplikasi,” jelas dia.

Selanjutnya, Artha Senna selaku moderator memandu sesi tanya jawab yang disambut hangat oleh peserta. Dalam kesempatan tersebut, peserta dipersilahkan mengajukan pertanyaan kepada para narasumber. Sepuluh penanya beruntung berhak mendapatkan hadiah berupa uang elektronik masing-masing senilai Rp100.000 dari panitia.

Salah seorang peserta, Wahono Sukarjodi, bertanya tentang fenomena banyaknya dukungan untuk konten negatif daripada konten positif di media sosial. Menanggapi hal tersebut, Steve Pattinama mengatakan, warganet harus tetap percaya bahwa masih banyak pendukung konten positif. Salah satunya dengan turut menyebarluaskan sesuatu yang positif di sekitar kita. (*)

 Komentar

 Terbaru

BERITA11 Agustus 2022 18:39
Lantik Putri Dakka Jadi Ketua NasDem Luwu Utara, Rusdi Masse: Perempuan Tangguh yang Punya Keihlasan
LUWU UTARA, DATAKITA.CO – Putri Dakka resmi memimpin DPD Partai NasDem Kabupaten Luwu Utara (Lutra). Pengusaha cantik asal Luwu Raya itu dilanti...
OLAHRAGA11 Agustus 2022 15:58
PSM Makassar Masuk Final AFC Cup 2022, Gubernur: Masyarakat Sulsel Bangga
MAKASSAR, DATAKITA.CO – PSM Makassar memberikan kado indah kepada Indonesia khususnya Sulsel menjelang 77 Tahun Kemerdekaan RI. PSM berhasil mas...
DAERAH10 Agustus 2022 18:58
Bupati Bantaeng Perkenalkan Produk Lokal Cokelat Sehat “Chocotua”
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Bupati Kabupaten Bantaeng, Ilham Syah Azikin memperkenalkan produk premium Industri Kecil Menengah (IKM) Chocotua dihapa...
BERITA10 Agustus 2022 17:05
Mendagri Puji Walikota Makassar Atas Keberhasilan Kendalikan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi
PADANG, DATAKITA.CO – Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian menyebut nama Walikota Makassar Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto berkali-kali saat ...