MAKASSAR, DATAKITA.CO – Natal dan tahun baru (Nataru) tinggal sebulan lagi, Pemprov Sulsel akan mulai membahas antisipasi lonjakan harga komoditas pangan, apalagi akhir-akhir ini pedasnya harga cabai masih menghantui emak-emak di Sulsel.

Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin mengakui potensi kenaikan harga komoditi bisa terjadi menjelang hari natal dan tahun baru.
Kata dia, Pemprov Sulsel akan membahas hal tersebut pada rapat inflasi yang bakal dilaksanakan oleh pihaknya hari ini, Senin (27/11/2023).
Baca Juga :
“Jangan sampai terjadi kelangkaan terhadap barang dan komoditi yang dibutuhkan oleh saudara-saudara kita yang akan berhari raya Natal pun menuju tahun baru,” kata Bahtiar, MInggu (26/11/2023).
Ia melanjutkan, harga cabai di Bone berdasarkan pantauannya sampai hari ini masih tembus di angka Rp 90 ribu per kilo padahal pekan sebelumnya masih Rp 55 per kilio dan itu akan menjadi perhatian ekstra yang bakal dilakukan oleh Pemprov Sulsel.
Lebih jauh ia mengatakan, program tanam cabai akan digencarkan dan itu juga telah dipersiapkan dengan matang oleh Pemprov Sulsel.
“Masa kita kalah dengan benda-benda kecil itu (kenaikan harga cabai pemicu salah satu inflasi), Makanya lebih kuat, tahun depan ini harus kita pastikan setiap rumah di Sulsel itu bisa kita upayakan ada 10 pohon cabe. Pemda saya pastikan kerja ekstra, saya akan bagikan jutaan bibit di tahun ini juga,” ungkapnya.
Sebelummya diberitakan, di Kabupaten Maros harga cabai tembus pada kisaran Rp80.000 perkilo.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Sulsel, Ahmadi Akil tak menampik lonjakan harga cabai terbilang meresahkan itu.
Kata dia, pihaknya tengah memantapkan penanganan melalui pengaturan siklus perdagangan antar regional untuk memastikan kebutuhan daerah terpenuhi lebih dulu sebelum dijual ke luar daerah, secara khusus Sulsel.
Saat ini solusinya, lanjut Ahmadi hanya dapat ditegaskan ke semua pemerintah daerah agar menanam cabainya di daerah masing-masing. Sehingga tidak bergantung di daerah lain. “Opsinya bagaimana supaya semua daerah itu menanam cabai,” pungkasnya.








Komentar