Logo Datakita.co

Fatma Wahyudin Dorong Maksimalkan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual Perempuan-Anak

Aditya
Aditya

Sabtu, 28 Juni 2025 14:11

Ketua Fraksi Demokrat Sulsel, Fatma Wahyuddin melaksanakan Pengawasan APBD Sulsel, Jalan Ujung Pandang Baru Lorong 5, Kelurahan Walaya-walaya, Kecamatan Tallo, Sabtu (28/6/2025).
Ketua Fraksi Demokrat Sulsel, Fatma Wahyuddin melaksanakan Pengawasan APBD Sulsel, Jalan Ujung Pandang Baru Lorong 5, Kelurahan Walaya-walaya, Kecamatan Tallo, Sabtu (28/6/2025).

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Fatma Wahyudin menggelar kegiatan Fungsi Pengawasan APBD tahun anggaran 2025. Bertempat di Jalan Ujung Pandang Baru Lorong 5, Kelurahan Walaya-walaya, Kecamatan Tallo, Sabtu (28/6/2025).

Dalam kegiatan ini, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Sulsel itu lebih banyak menyampaikan tujuan dari kegiatan Fungsi Pengawasan APBD kepada konstituennya, di mana agenda ini fokus mendengarkan masyarakat mengenai kualitas kerja pemerintah sehingga dapat mengoptimalkan anggaran yang telah dikucurkan.

Fatma turut mengundang Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3A Dalduk KB) Sulsel, Andi Mirna sebagai leading sektor penanganan kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak. Selain itu hadir Lurah Wala-Walaya Erni Krisnawati.

Pada kesempatan itu, Fatma ingin mulai triwulan kedua tahun 2025, DP3A Dalduk KB gencar melaksanakan edukasi dan pencegahan terhadap kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak. Selain itu, laporan masyarakat juga harus ditindak cepat.

“Di triwulan I memang belum karena fokus bayar gaji karyawan dan sebagainya. Tapi di triwulan II ini kegiatan sudah harus dilakukan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” jelasnya.

Dia melihat kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak masih tinggi di Sulawesi Selatan khususnya Makassar sebagai kota dengan penduduk perempuan terbesar.

Untuk itu, selain penanganan, edukasi perlu gencar digelar. Edukasi itu bisa berupa dampak kekerasan seksual terkhusus anak dan pernikahan dini yang berujung anak stunting.

“Jadi kami sangat mengharapkan kepada Pemprov untuk menggelontorkan anggaran sebanyak mungkin, karena di Makassar lebih banyak perempuan dibandingkan laki-laki jadi perlu di edukasi melalui DP3A,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala DP3A Dalduk KB Sulsel, Andi Mirna mengatakan, pihaknya bakal menjalankan program pencegahan kekerasan dan pelecehan seksual terhadap perempuan dan anak bakal masif dilakukan.

“Jadi kami sudah menjalankan program seperti edukasi kepada perempuan bagaimana mencegah kekerasan seksual, bagaimana menanggapi itu. Kita upayakan semuanya aman,” ucapnya.

Dia juga meminta masyarakat untuk melaporkan kasus kekerasan yang ada. Andi Mirna berharap tidak ada ketakutan sehingga pelaku bisa mendapatkan ganjaran yang setimpal.

“Bisa langsung ke Puspaga Masagena untuk melapor jika ada kasus kekerasan seksual. Kita akan tindaki dengan cepat,” tutup Andi Mirna. (*)

 Komentar

 Terbaru

BERITA20 Mei 2026 18:46
Rezki Reses di Rappocini-Makassar, Bank Sampah hingga Lampu Jalan Jadi Sorotan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Rezki kembali menjemput aspirasi warga melalui reses ketiga masa persidangan ketiga tahun si...
BERITA20 Mei 2026 18:13
Odhika Terima Keluhan Armada Sampah Hingga Kurangnya Perhatikan UMKM di Tamalanrea-Biringkanaya
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Makassar, Andi Odhika Cakra Satriawan kembali menggelar reses ketiga masa persidangan ketiga tahun sidang 2...
POLITIK20 Mei 2026 12:55
William Soroti Tumpukan Sedimentasi Penyebab Banjir hingga Air Bersih di Utara Makassar
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, William memulai reses kedua masa persidangan kedua tahun sidang 2025/2026 dengan menyapa war...
MAKASSAR20 Mei 2026 11:00
Peserta Didik Sespimmen Polri Dikreg Ke-66 Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Peserta didik Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Dikreg ke-66 Tahun Anggaran 2026 melaksanakan kegiata...