Logo Datakita.co

Fasruddin Rusli Dorong Kembali Revisi Perda Soal Minol

Aditya
Aditya

Rabu, 29 September 2021 22:17

Anggota DPRD Makassar, Fasruddin Rusli sosialisasikan Perda Pengawasan, Pengendalian, Pengadaan, Peredaran dan Penjualan Minuman Beralkohol (Minol), di Hotel Pessona, Rabu (29/9/2021).
Anggota DPRD Makassar, Fasruddin Rusli sosialisasikan Perda Pengawasan, Pengendalian, Pengadaan, Peredaran dan Penjualan Minuman Beralkohol (Minol), di Hotel Pessona, Rabu (29/9/2021).

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Fasruddin Rusli menggelar sosialisasi peraturan daerah (perda) nomor 14 tahun 2014 tentang pengawasan, pengendalian, pengadaan, peredaran dan penjualan minuman beralkohol, di Hotel Pessona, Rabu (29/9/2021).

Pada kesempatan itu, Fasruddin Rusli menyampaikan peredaran minol di Kota Makassar perlu diatur lebih ketat lagi. Sehingga, dirinya akan kembali mengusulkan revisi perda soal minol ini.

“Kemarin kita sudah mau revisi perda minol itu soal pajaknya. Minol kategori B dan C mau kita hapus. Insya allah jadiji ini revisi perda minol,” jelas Fasruddin Rusli.

Bahkan, kata Acil—sapaan akrabnya, pihaknya akan memasukkan minuman khas kota Makassar Ballo ke dalam perda minol. Sebab, tak sedikit pengusaha minuman keras asal Makassar ini perjualbelikan dengan bebas.

“Makanya saya imbau warga untuk menjaga anaknya agar tidak terjerumus dengan minuman keras jenis apapun. Sebab, hal itu merupakan salah satu penyebab lahirnya tindak pidana,” katanya.

Tidak hanya pemerintah, Kata Acil, peran aktif masyarakat diperlukan guna mendukung Perda tentang minol ini. Hal itu juga sebagai langkah mengendalikan peredaran minol di Kota Makassar.

“Tentu masyarakat harus ikut membantu. Peserta inilah yang kita minta membantu sebarluasankan ke lingkungan sekitar,” tandasnya.

Sementara, Narasumber Kegiatan, Jabbar menyampaikan peredaran minol perlu diatur agar tidak menjadi masalah dikemudian hari. Sehingga, Perda ini hadir untuk menata semua distribusi minol.

“Banyak faktor yang membuat orang konsumsi minol. Jadi, penting sekali agar kita paham soal Perda ini,” jelasnya.

Kata dia, legislatif pernah ingin melakukan revisi terkait perda minol ini. Tujuannya, memperketat distribusi dengan menaikkan retribusi hingga 70 persen.

“Semakin diperketat maka peredaran minol juga semakin sempit,” ungkapnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

DAERAH27 Oktober 2021 16:09
191 Rumah di Wajo Rusak Diterjang Puting Beliung
WAJO, DATAKITA.CO – Angin puting beliung menerjang wilayah Kabupaten Wajo, pada Selasa siang kemarin (26/10/2021). Sedikitnya 191 rumah rusak. R...
MAKASSAR27 Oktober 2021 15:22
Beri Kuliah Umum di UNM, Danny: Potensi Pemuda di Makassar Sangat Luar Biasa
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto membakar semangat mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) lewat kulia...
DAERAH27 Oktober 2021 11:49
Polisi Dirikan Posko Pantau Pendaki Gunung Bawakaraeng
GOWA, DATAKITA.CO – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Gowa melalui Polsek Tinggimoncong mendirikan posko pemantauan Gunung Bawakaraeng. Pendirian po...
MAKASSAR27 Oktober 2021 11:13
Satgas Raika Tertibkan Pemuda yang Konsumsi Miras
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Tim Satgas Raika Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, bersama unsur TNI-Polri menertibkan sejumlah pemuda yang mengkons...