Logo Datakita.co

Empat Kabupaten Ini Berstatus Awas Kekeringan Meteorologis, Puluhan Lainnya Siaga

Fadli
Fadli

Minggu, 26 Juli 2020 23:55

Ilustrasi kekeringan (int)
Ilustrasi kekeringan (int)

JAKARTA, DATAKITA.CO – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini kekeringan meteorologis dengan status awas kepada empat kabupaten/kota, yaitu Kota Kupang, Kabupaten Belu, Timor Tengah Selatan NTT dan Kabupaten Dompu NTB.

Deputi Klimatologi BMKG Herizal dalam keterangan tertulis, Minggu (26/7/2020), mengatakan empat kabupaten/kota tersebut telah mengalami deret hari kering lebih dari 60 hari atau dua bulan.

“Kami sudah mengeluarkan surat peringatan dini kepada kepala daerah yang berpotensi kekeringan,” kata dia, dikutip dari Antara.

Selain itu, 58 kabupaten/kota berstatus Siaga kekeringan yang tersebar di Provinsi NTT, NTB, Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta dan Sulawesi Selatan.

Hingga saat ini atau dasarian kedua Juli, berdasarkan pantauan BMKG, dari 342 daerah Zona Musim (ZOM) di Indonesia, 69 ZOM telah memasuki musim kemarau seiring dominannya sirkulasi angin Monsun Australia yang bersifat kering yang bertiup dari arah Timur-Tenggara.

Daerah-daerah yang telah memasuki musim kemarau adalah Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Bali, Jawa Timur, sebagian besar Jawa Tengah, sebagian besar Jawa Barat, pesisir utara Banten, DKI, Sumatera Selatan bagian timur, Jambi bagian timur, sebagian besar Riau.

Serta sebagian besar Sumatera Utara, pesisir timur Aceh, Kalimantan Tengah bagian selatan, Kalimantan Timur bagian timur, Kalimantan Selatan bagian utara, Sulawesi Barat bagian selatan, Pesisir selatan Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara bagian utara, Maluku bagian barat, Papua Barat bagian timur dan Papua bagian utara dan selatan.

Dari wilayah-wilayah yang telah memasuki musim kemarau tersebut, 31 persen ZOM telah mengalami kondisi kering secara meteorologis berdasarkan indikator Hari Tanpa Hujan berturut-turut (HTH) atau deret hari kering yang bervariasi antara 21 sampai 30 hari, 31 sampai 60 hari, dan di atas 61 hari.

Wilayah yang sudah mengalami deret hari kering lebih dari 30 hari antara lain Bangli, Buleleng, Karangasem, Klungkung, dan Denpasar di Provinsi Bali.

Bantul, Gunung Kidul, Yogyakarta, Kulonprogo, dan Sleman Provinsi DI Yogyakarta. Karanganyar, Kebumen, Klaten, Purworejo, Sukoharjo dan Wonogiri Provinsi Jawa Tengah.

Di Bangkalan, Banyuwangi, Bondowoso, Gresik, Jember, Kota Surabaya, Lamongan, Madiun, Magetan, Malang, Mojokerto, Ngawi, Pacitan, Pamekasan, Pasuruan, Ponorogo, Sampang, Sidoarjo, dan Situbondo Provinsi Jawa Timur.

Di Bima, Kota Bima, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, Sumbawa, dan Sumbawa Barat Provinsi NTB.

Di Alor, Ende, Flores Timur, Kupang, Lembata, Manggarai Barat, Nagekeo, Ngada, Rote Ndao, Sikka, Sumba Barat Daya, Sumba Timur, dan Timor Tengah Utara Provinsi NTT dan Kepulauan Selayar Provinsi Sulawesi Selatan. (*)

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR11 April 2026 09:22
Camat Se-Makassar Teken Komitmen Basmi Sampah, Terapkan Sanitary Landfill di TPA Antang
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Kota Makassar terus melakukan aksi nyata dalam membenahi sistem pengelolaan sampah kota, dengan meninggalkan pola...
MAKASSAR10 April 2026 21:51
Walikota: Program MBG Gerakkan Pasar Tradisional dan Ekonomi Lokal
MAKASSAR, DATAKITA.CO — Di tengah berbagai isu yang menerpa pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah lain, Pemerintah Kota ...
MAKASSAR10 April 2026 17:55
Hari Jadi Wajo ke-627, Gubernur Sulsel Genjot Konektivitas Jalan dan Irigasi Dipercepat
WAJO, DATAKITA.CO – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menegaskan komitmennya untuk terus mendorong percepatan pembangunan melalu...
MAKASSAR10 April 2026 17:15
Munafri Lepas 105 Kafilah ke MTQ Tingkat Provinsi di Maros, Target Juara Umum
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, menitipkan pesan penuh harapan dan semangat kepada seluruh kontingen kafilah Kota Maka...