Logo Datakita.co

DPRD Makassar Dukung Danny Berlakukan PPKM Level 4

Fadli
Fadli

Senin, 26 Juli 2021 11:57

Gedung DPRD Makassar.
Gedung DPRD Makassar.

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar Danny Pomanto akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4.

Pemerintah Pusat sebelumnya telah memperpanjang PPKM level 4 ini mulai hari ini, Senin (26/7/2021) hingga 2 Agustus 2021.

Langkah Danny memberlakukan PPKM level IV di Makassar mendapat dukungan dari Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Andi Suhada Sappaile.

Legislator Fraksi PDIP ini menilai, memang harus ada tindakan tegas untuk menekan penyebaran kasus Covid-19 di ibukota provinsi itu.

“Melihat dari data kenaikan Covid-19 di Kota Makassar yang semakin bertambah, memang harus ada tindakan yang betul-betul bisa menekan angka Covid-19 ini,” ujar Andi Suhada.

Meski demikian, Suhada mengingatkan pemberlakuan PPKM level 4 di Kota Makassar akan berdampak pada sisi ekonomi.

“Di sisi lain dampak ekonomi tentunya berimbas. Ini memang yang harus dipikirkan bersama secara serius,” jelasnya.

Sementara, Anggota Komisi D DPRD Makassar Yenni Rahman mengatakan, Pemkot melaksanakan PPKM Level IV karena merujuk aturan pusat.

“Jadi mereka (daerah) mau tak mau harus melaksanakannya. Aturan itu disesuaikan juga kondisi di daerah,” ujarnya.

Meski begitu Yenni minta Pemkot Makassar memperhatikan ekonomi masyarakat, termasuk para pelaku UMKM yang tak bisa jualan lebih lama karena PPKM.

“Hanya kalau saya menekankan harus dipikirkan oleh pemkot adalah pertumbuhan ekonomi jangan sampai stagnan karena dampak luar biasa dengan pembatasan adalah penjual atau UMKM. Sampai jam 5 harus ditutup,” tuturnya.

Apalagi para pelaku UMKM ini harus dituntut meningkatkan imun agar juga tak terkena Covid. Namun meningkatkan imun juga butuh uang. Tapi mereka akan kesulitan karena penghasilan berkurang karena UMKM.

“Imun bagus kalau antibodi bagus, antibodi bagus kalau pola sehat bagus, pola hidup bagus yang pastinya gizi bagus. Kalau ada pembatasan dan masyarakat kerjanya hanya buruh harian dan pekerjaan bersifat jasa pasti berefek. Mereka harus kuat imun tapi mereka dapat duit dari mana itu harus dipikirkan pemerintah kota,” saran dia.

 Komentar

 Terbaru

EKOBIS28 September 2021 18:26
Pertamina Tukar Tabung LPG 3 Kg Milik ASN Maros dengan Bright Gas
MAROS, DATAKITA.CO – Pertamina melakukan jemput bola dengan memberikan promo tukar tabung LPG 3 Kg bersubsidi ke tabung LPG non-subsidi Bright G...
PENDIDIKAN28 September 2021 15:42
UIM Makassar Jalin Kerjasama dengan Pegadaian, Majdah: Saat Ini Era Kolaborasi dan Maju Bersama
JAKARTA, DATAKITA.CO — Lawatan Rektor Universitas Islam Makassar (UIM) DR Ir Hj A Majdah M Zain MSi di Jakarta, dalam sehari telah melakukan penanda...
BERITA28 September 2021 15:17
Kapolda Nyatakan Perang Melawan Narkoba, 74,9 Kg Sabu dan 38.600 Butir Ekstasi Dimusnahkan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Polda Sulsel memusnahkan barang bukti narkoba, yang dilakukan di lapangan Mapolda Sulsel pada Selasa (28/9/2021). Pemusnahan...
DAERAH28 September 2021 14:42
Ayo Ikutan! 28 Oktober Digelar Vaksinas Gabungan Ojek Online di Gowa
GOWA, DATAKITA.CO – Pemerintah Kabupaten Gowa akan menyiapkan 1.000 dosis vaksin sebagai bentuk mendukung pelaksanaan Vaksinasi Gabungan Ojek On...