Logo Datakita.co

Demokrat Serahkan Rekomendasi ke ASS-Fatma, Buka Jalan Bentuk Koalisi Gemuk di Pilgub Sulsel

Fadli
Fadli

Minggu, 21 Juli 2024 17:58

Demokrat Serahkan Rekomendasi ke ASS-Fatma, Buka Jalan Bentuk Koalisi Gemuk di Pilgub Sulsel

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Partai Demokrat resmi mengusung pasangan Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi (ASS-Fatma) pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2024 mendatang.

Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono bahkan telah menyerahkan rekomendasi ke bakal calon Gubernur dan calon wakil Gubernur ASS-Fatma di Jakarta, Jumat (19/7) malam.

Tentu ini adalah politik kejutan. Di mana partai berlambang mercy itu diprediksi akan bersama Ketua DPD Gerindra Sulsel, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) atau Walikota Danny Pomanto di Pilgub Sulsel 2024. Namun, ternyata merapat ke ASS-Fatma.

Partai Demokrat mengusung ASS-Fatma bukan lagi surat tugas, melainkan memberikan rekomendasi B1KWK paket, ini membuka jalan untuk koalisi gemuk di Pilgub untuk pendaftaran calon kepala daerah 27 Agustus 2024 mendatang.

Rekomendasi B1-KWK itu final, karena sudah ada pasangan dan bisa penuhi koalisi sama NasDem. Artinya ada nama ASS-Fatma di rekomendasi Demokrat. Jadi, bukan sekadar surat tugas. Kecuali ASS ganti pasangan.

Ketua Badan Daerah Pembina Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BDPOKK) DPD Demokrat Sulsel, Muhammad Aslan, mengatakan, keputusan DPP untuk Demokrat bersama ASS-Fatma sudah final. Hal itu wajib diikuti seluruh DPC Partai Demokrat di daerah.

“Keputusan Demokrat mengusung ASS-Fatma kewenangan DPP, sebagai pengurus atau kader di daerah kami patuh dan tunduk dengan keputusan tersebut dan siap memenangkan Pilgub Sulsel 2024,” jelas Muhammad Aslan, Minggu (21/7).

Lebih lanjut, Aslan — sapaan akrabnya, menegaskan pasca penyerahan rekomendasi kepada ASS-Fatma untuk Pilgub Sulsel, kader dan pengurus di 24 daerah mensosialisasikan ASS-Fatma dan membentuk konsolidasi pemenangan. Itu sudah menjadi instruksi di DPP.

“Yang pasti ada instruksi ke seluruh kader di Sulawesi selatan untuk mensosialisasikan pasangan ASS-Fatma kemnagan Pilgub,” jelasnya.

Belakangan ini muncul wacana adanya kotak kosong di Pilgub Sulsel. Mengingat partai pemilik kursi terbanyak merapat ke ASS-Fatma.

Menanggapi hal ini, Aslan menyebutkan dalam proses demokrasi di beberapa daerah terjadi calon melawan kotak kosong. Ia menilai bahwa ini adalah bagian dari dinamika berdemokrasi.

“Kolom kosong juga bagian dari demokrasi, Demokrat punya pengalaman memenangkan paslon melawan kolom kosong di pilkada sejumlah daerah dan pernah juga menjadi bagian kemenangan kolom kosong,” paparnya.

 Komentar

 Terbaru

BERITA19 April 2026 16:31
Hadapi Ancaman El Nino, PUPR Sulbar Andalkan Galian Sedimen untuk Jaga Debit Irigasi
MAMUJU, DATAKITA.CO – Ancaman kemarau panjang yang dipicu fenomena iklim global mendorong Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provins...
MAKASSAR19 April 2026 15:58
Embarkasi Makassar Berangkatkan 43 Kloter, Kloter I Terbang ke Madinah 22 April
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) telah menetapkan jadwal lengkap penyelenggaraan haji 2026. Jemaah calon haji (JCH)...
MAKASSAR19 April 2026 08:10
Mensos Kumpulkan Kepala Daerah se-Sulsel, Pemkot Makassar Siapkan Digitalisasi Bansos
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri kegiatan silaturahmi Kementerian Sosial RI, bersama pemerintah Provinsi...
OLAHRAGA18 April 2026 23:35
Dikalahkan Borneo FC, PSM Tetap di Peringkat 13 Klasemen Super League
PAREPARE, DATAKITA.CO – PSM Makassar harus tertahan di peringkat ke-13 klasemen sementara Super League 2025/2026, setelah dikalahkan Borneo FC. ...